RSI Samarinda Bakal Dibuka Lagi, Dinkes Kaltim Pastikan Proses Sesuai Regulasi

RSI Samarinda Bakal Dibuka Lagi, Dinkes Kaltim Pastikan Proses Sesuai Regulasi

KEPALA Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin.| foto : han911

SAMARINDA — Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda akan segera kembali beroperasi dengan dukungan penuh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur. Upaya reaktivasi ini menjadi perhatian serius setelah adanya dorongan dari masyarakat dan tokoh agama, yang menekankan pentingnya keberadaan layanan kesehatan berbasis komunitas di ibu kota provinsi.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menegaskan bahwa pihaknya telah meninjau langsung lokasi RSI dan tengah menelaah status lahan serta aset yang ada di area rumah sakit.

“Sebagian besar lahan merupakan aset Pemerintah Provinsi Kaltim, sementara sebagian lainnya dimiliki oleh yayasan yang menaungi RSI,” jelas Jaya.

Menurutnya, proses pemilahan aset ini krusial untuk menentukan langkah reaktivasi yang tepat dan sesuai dengan regulasi. Lahan yang sepenuhnya berada di bawah kepemilikan yayasan dapat segera dioperasionalkan kembali. Hal ini dimungkinkan karena fasilitas pendukung, seperti klinik dan sarana pendidikan, masih aktif di lokasi tersebut.

“Sebagian lahan milik yayasan bisa langsung diaktifkan kembali. Di sana masih ada klinik dan fasilitas pendidikan yang berjalan,” tambahnya.

Sementara untuk lahan dan bangunan milik Pemerintah Provinsi, Dinkes harus melalui prosedur administratif yang ketat, termasuk koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD). Proses ini penting agar pemanfaatan aset negara tetap sesuai aturan dan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

Meski begitu, Dinkes Kaltim memberikan dukungan penuh kepada yayasan untuk segera memulai kembali layanan RSI. Rencana pembangunan gedung baru di lahan yayasan juga menunjukkan komitmen terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

“Dukungan ini kami berikan agar layanan kesehatan berbasis komunitas bisa kembali berjalan optimal sambil menunggu kejelasan status aset Pemprov,” pungkas Jaya Mualimin.

RSI Samarinda diharapkan segera beroperasi kembali, memberikan layanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat Kaltim, khususnya yang berbasis komunitas.[han911/adv/diskominfokaltim]
Lebih baru Lebih lama