Cukup KTP, Warga Kaltim Bisa Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

Cukup KTP, Warga Kaltim Bisa Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

KEPALA Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin.| foto : han911

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali menegaskan kemudahan akses layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga. Kini, masyarakat Kaltim dapat memanfaatkan layanan kesehatan tanpa biaya hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Program ini disalurkan melalui Gratispol, salah satu program unggulan Pemprov Kaltim yang bertujuan memperluas akses layanan kesehatan dasar, terutama bagi kelompok masyarakat rentan yang terkadang menunda pengobatan karena biaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menekankan pentingnya sosialisasi program ini, khususnya di wilayah pelosok. “Kami menyadari masih banyak masyarakat, terutama di daerah terpencil, yang belum mengetahui bahwa cukup menggunakan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis melalui Gratispol,” ujarnya.

Program ini dirancang agar warga dapat langsung memanfaatkan layanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama, tanpa harus mengurus administrasi tambahan. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya kesehatan dan mendorong masyarakat untuk lebih cepat mengakses pelayanan medis.

Untuk memastikan manfaat program tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat, Dinas Kesehatan Kaltim mengimbau warga agar aktif memanfaatkan Gratispol sekaligus menyebarkan informasi ke lingkungan sekitar, baik melalui media sosial maupun komunikasi langsung. “Partisipasi masyarakat sangat penting agar semakin banyak warga yang mengetahui dan menerima manfaat layanan ini,” tambah Jaya.

Selain itu, Pemprov Kaltim juga memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam menghadapi peningkatan jumlah peserta. Langkah ini meliputi penyediaan tenaga kesehatan yang memadai, penambahan layanan penunjang di puskesmas dan rumah sakit, serta integrasi yang lancar dengan program jaminan kesehatan nasional lainnya.

Dengan perluasan informasi dan partisipasi aktif masyarakat, Pemprov Kaltim berharap derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan meningkat. “Tujuan utama kami adalah memastikan tidak ada lagi warga Kaltim yang menunda pengobatan atau diagnosis penyakit karena kendala biaya,” pungkas Jaya.[han/adv/diskominfokaltim]
Lebih baru Lebih lama