KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas memfasilitasi mediasi antara Koperasi Berkat Keluarga Hapakat dan PT Dwi Warna Karya (DWK) guna mencari solusi atas sejumlah persoalan yang muncul antara kedua pihak. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kapuas, Rabu (4/3/2026).
Mediasi dipimpin oleh Wakil Bupati Kapuas Dodo dan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai.
Pemerintah daerah hadir sebagai penengah untuk mendorong dialog terbuka dan mencari titik temu yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Kapuas Romulus, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kapuas Kusmiatie, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda, Camat Kapuas Hulu, para kepala desa, perwakilan manajemen PT Dwi Warna Karya, Ketua Koperasi Berkat Keluarga Hapakat beserta jajaran, serta Ketua Tim Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Kapuas.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada manajemen PT Dwi Warna Karya untuk memaparkan kondisi perusahaan secara menyeluruh, termasuk alasan dan argumentasi terkait progres pembangunan fisik kebun dan pembibitan yang sebelumnya direncanakan dimulai paling lambat Desember 2024.
“Pada saatnya nanti kami berikan kesempatan kepada manajemen PT Dwi Warna Karya untuk menyampaikan pemaparan terkait kondisi perusahaan, termasuk alasan dan argumentasi atas progres pembangunan yang telah disepakati sebelumnya,” ujar Dodo.
Sementara itu, pihak Koperasi Berkat Keluarga Hapakat dalam forum mediasi tersebut menyampaikan penolakan terhadap rencana penanaman baru sebelum adanya kejelasan dan kesepahaman atas sejumlah poin yang menjadi perhatian koperasi.
Melalui mediasi ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap kedua pihak dapat menyampaikan aspirasi secara terbuka dan menemukan solusi bersama demi menjaga kondusivitas wilayah, sekaligus mendukung keberlangsungan investasi serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kapuas.[zulkifli]
