Pelabuhan Feri Pangkoh Hulu Sudah Beroperasional

KADISHUB Pulang Pisau, Dr Supriyadi (kiri) bersama jajaran Kemenhub RI usai meninjau pelabuhan feri.| foto : manan

PULANG PISAU - Masih ingatkan pelabuhan feri di Dusun Palambahen, Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Baru, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), yang ambruk saat masa pemeliharaan! 

Nah, saat ini pelabuhan feri dimaksud susah dibuka untuk umum. Sejumlah kendaraan, baik roda dua roda (R2) maupun roda empat (R4) pun mulai menggunakan jasa angkutan feri tersebut. 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Pulang Pisau, Dr Supriyadi saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa pelabuhan feri di wilayah Pangkoh Hulu sudah operasional. Bahkan, katanya, kelayakan pun sudah 100 persen. 

"Iya untuk feri sudah mulai operasional 100 persen," ujarnya usai meninjau lokasi pelabuhan feri bersama pihak Dirjen Kemenhub RI. 

Dikatakannya, tahun 2023 mendatang pihak Kemenhub melalui Balai Pengelola Transportasi Darat atau BPTD 
akan merencanakan pembanguna ruas jalan yang masih terdapat beberapa titik rusak menuju pelabuhan feri. 

"Jadi, jalan yang rencanaha akan ditangani pihak balai itu sekitar 300 meter. Kalau selebihnya nanti kewenangan Pemkab kita melalui Dinas PUPR," jelasnya. 

Ditanya terkait tarif kendaran, Supriyadi mengatakan, untuk R2 belum diterapkan  karena masih menunggu perubahan Perda. 

"Kalau R4 itu tarifnya Rp55 ribu, dan itupun kita belum memungut retribusi dikarenakan belum ditetapkan tarifnya. Artinya masih dikelola oleh masyarakat sampai perubahan Perda selesai baru kita pungut retribusinya.

"Tarif Rp 55 ribu untuk R4 itu pun sudah sesuai dengan Perbup. Jadi, kalau naik mungkin bertahap sambil melihat kondisi masyarakat kita juga," tambahnya.[manan]


loading...