Momen Idul Fitri, Rico Tulis: Sikap Toleransi di Kalteng Sangat Tinggi

MUHAMMAD Enrico Hamlizar Tulis.| foto : kenedy

PALANGKA RAYA - Perbedaan agama bukanlah halangan bagi manusia untuk saling mengasihi satu sama lain.

Dengan perbedaan tersebut, justru dijadikan pembelajaran untuk saling menghargai dan menghormati sesama.

Seperti di momentum Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah ini, umat beragama lain berlomba-lomba mengucapkan selamat kepada umat muslim yang merayakannya.

Diketahui, Hari Raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat muslim setelah berpuasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan.

Salah satu pemuda muslim di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah,
Muhammad Enrico Hamlizar Tulis mengaku dirinya dan keluarganya banyak mendapatkan ucapan selamat serta doa dari para sahabat dan relasi yang non muslim di setiap momen hari besar agama Islam.

Rasa tenggang rasa yang selama ini ditunjukkan itu menandakan bahwa masyarakat Kalteng sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.

"Terimakasih saudara-saudaraku telah mengucapkan selamat dan doa di Hari Raya Idul Fitri ini kepada kami umat Muslim, meskipun itu saudara-saudara tidak merayakannya. Ini sebagai bukti bahwa di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila ini sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama," ucapnya, Rabu (4/5/2022).

Pun demikian, pria yang akrab disapa Rico Tulis itu mengaku disaat momen hari-hari besar keagamaan lain dirinya juga memberikan ucapan selamat.

"Momen Idul Fitri ini kita jadikan renungan dan merefleksikan kembali ajaran-ajaran agama Islam yang senantiasa mengajarkan kebajikan dan kemuliaan. Jadikan spirit Idul Fitri untuk lebih meningkatkan keyakinan kepada Allah SWT," tukasnya.[kenedy]


loading...