Herd Immunity, Terus Percepat Capaian Vaksinasi Covid-19

Herd Immunity, Terus Percepat Capaian Vaksinasi Covid-19

PALANGKA RAYA, MK - Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya hingga kini terus berupaya untuk mewujudkan pencapaian herd imunity, atau kekebalan kelompok masyarakatnya di situasi pandemi Covid-19.

Alhasil, langkah ini pun didukung penuh Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto.

Menurut legislator PDI Perjuangan ini, untuk mewujudkan herd imunity tersebut, tidak lain dengan memaksimalkan percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.

"Sejauh ini saya melihat berbagai pihak terus menggelar pemberian vaksinasi kepada masyarakat. Terutama dosis vaksin jenis sinovac dan moderna," katanya, Senin (20/9/2021).

Yang perlu dilakukan, lanjutnya, dalam pemberian vaksin itu adalah bagaimana semua pihak bisa menggenjot lagi pelaksanaan vaksinasi supaya target capaian minimal 90 persen bisa terwujud.

"Apabila semua masyarakat yang ada di Kota Palangka Raya ini merata sudah divaksin, maka akan terbentuk kekebalan tubuh masyarakat dalam kelompok," imbuhnya.

Harus diakui, tambahnya, vaksinasi merupakan salah satu cara, di samping untuk menguatkan imunitas tubuh masyarakat. Di sisi lain untuk menekan semaksimal mungkin angka kasus Covid-19.

"Maka dari itu kita harus terus mengajak dan mendorong masyarakat yang belum divaksin agar mau mengikuti vaksin Covid-19," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo menuturkan, sudah 60,98 persen masyarakat Kota Palangka Raya telah divaksin dosis pertama. Sementara dosis kedua sudah mencapai 36,20 persen.

"Upaya memaksimalkan pemberian vaksin ini terus dilakukan demi tercapainya herd imunity, dengan tujuan akhir mampu menekan penyebaran dan memutus mata rantai virus Covid-19," tukasnya.

Deni, salah seorang warga Kota Palangka Raya juga mengaku mendukung langkah yang dilakukan Pemkot. Apalagi hingga kini pandemi Covid-19 belum bisa dipastikan kapan berakhirnya.

"Vaksinasi harus terus dilakukan semaksimal mungkin. Ini sebagai upaya pencegahan. Tentunya edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan harus tetap dilakukan," pungkasnya.

Protokol kesehatan yang terus diingatkan itu, tak lain 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas di luar rumah. [anshari/jhon]


Lebih baru Lebih lama