Parah, di Tengah Pandemi Covid-19 oknum Kades Ini Diduga Hadirkan DJ dan Artis Seksi

Parah, di Tengah Pandemi Covid-19 oknum Kades Ini Diduga Hadirkan DJ dan Artis Seksi

PULANG PISAU, MK - Alih-alih memutus rantai penyebaran Covid-19. Eh, oknum kepala desa atau Kades Tahai Baru di wilayah Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, malah menggelar acara yang mengundang khalayak ramai.

Oknum kades tersebut diketahui bernama Guswantoro. Oknum Kades ini menggelar acara saat pembukaan Cafe miliknya pada 11 Juni 2021 lalu.

Dalam acara tersebut, oknum Kades  menghadirkan disc jockey atau DJ beserta sejumlah artis yang berpakaian seksi hingga tak layak dilihat masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan dan anak di bawah umur.

Dengan maksud memberikan hiburan
kepada pengunjung, dalam kegiatan pembukaan ini malah ramai menjadi sorotan dan perbincangan masyarakat setempat dan netizen dalam dunia maya, karena video acara tersebut tersebar di berbagai grup WhatsApp.

Parahnya lagi oknum Kades tersebut malah menyiarkan secara (live) di akun Facebook pribadinya, meski postingannya saat ini sudah dihapus.

Beberapa komentar masyarakat yang disampaikan menyebutkan bahwa kepala desa yang menjadi panutan masyarakat seharusnya tidak menggelar acara yang bisa menimbulkan kerumunan masyarakat.

Terlebih, posisi Kades juga adalah Ketua Satgas Covid-19 ditingkat desa yang harus memberikan edukasi dan bukan menggelar kegiatan yang bertentangan dengan himbauan pemerintah yang melarang adanya mobilisasi massa yang menyebabkan kerumunan.

Dalam video berdurasi 36 detik yang beredar di grup percakapan terlihat hiburan aksi DJ yang digelar di halaman Cafe dengan menampilkan adanya tiga wanita seksi yang tengah bergoyang.

Saat dikonfirmasi awak media ini, Kamis (17/6/2021) malam, Kades bersangkutan tidak menampik bahwa dirinya memang pernah menggelar acara untuk peresmian pembukaan usaha cafenya. 

Namun, dirinya berdalih tidak tahu karena acara tersebut sumbangan dan mendadak dari teman Kades dimaksud.

"Kemarin itu saya disumbang mendadak sama teman saya mas, nggak tau kalau seperti itu. Celana artisnya pendek," kata oknum Kades dengan cukup singkat.

Terpisah, Kapolres Pulang Pisau,
Kalimantan Tengah, AKBP Kurniawan Hartonobmelalui Kapolsek Maliku Ipda Laaser Kristovor menegaskan, kepolisian setempat tidak pernah memberikan izin keramaian, khususnya dalam kegiatan masyarakat yang bisa menimbulkan kerumunan selama Pandemi Covid-19.

"Jadi, selama pandemi Covid-19, kami dari Polsek Maliku tidak pernah menyetujui dengan adanya kegiatan di masyarakat yang bisa menimbulkan kerumunan masyarakat," tegas Laaser di Pulang Pisau, Kamis (17/6/2021).

"Kita juga akan akan melakukan lidik terkait informasi tersebut, dan kalau memang benar adanya, maka Kades yang bersangkutan akan kita panggil untuk dimintai  keterangan," tambahnya.[manan]


Lebih baru Lebih lama