Pasca Pelatihan Magang Jepang, BBPP Binuang Bekali Keterampilan Pertanian Mumpuni

Pasca Pelatihan Magang Jepang, BBPP Binuang Bekali Keterampilan Pertanian Mumpuni

PENUTUPAN tak berarti berakhir. Pepatah inilah yang mungkin tepat dari apa yang dialami peserta pelatihan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang. 

Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, BBPP Binuang tetap tak berhenti memberikan edukasi. 

"Kita telah bekali Peserta Magang Bagi Pemuda Tani berupa Softskill dan Hardskill," tutur Kepala BBPP Binuang, Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Si. 

Yulia menambahkan, bentuk edukasi yang diberikan kepada peserta pelatihan, yaitu keterampilan bahasa, sikap, budaya Jepang serta kunjungan ke P4S Ikatan alumni magang Jepang (Ikamaja) dan pelatihan teknis pertanian setiap hari sebelum memasuki kelas. 

"Kami juga membimbing peserta pelatihan pasca mengikuti pelatihan dengan metode belajar kelompok di lingkup kampus BBPP Binuang. Hal ini dilakukan dengan harapan seluruh peserta mampu menyelesaikan ujian kompetensi akhir dan mampu lulus 100 persen," tambahnya. 

Adapun BBPP Binuang telah menyelenggarakan Pelatihan Magang bagi pemuda tani, yang digelar pada 26 Februari hingga 11 Mei 2021 dengan jumlah 31 peserta dari 5 Provinsi di Kalimantan. 

Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi dalam kesempatan terpisah menyampaikan, pihaknya harus menyiapkan petani milenial untuk terjun ke bisnis pertanian, baik level Indonesia maupun di level internasional. 

"Salah satu caranya dengan magang ke Jepang," katanya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan, penyiapan tenaga kerja harus dilakukan.

"Kita (Indonesia) membutuhkan petani milenial yang siap bersaing secara global. Untuk itu, kemampuan tenaga tani harus disiapkan, salah satunya melalui program magang," katanya.[advertorial]

Penulis : Toni/Irfan


Lebih baru Lebih lama