Buaya Berukuran 4 Meter di Sebangau Tertangkap, Kondisinya Sudah Mati

PULANG PISAU, MK - Seekor buaya berukuran sekitar 4 meter berhasil ditangkap, Jumat (19/2/2021) di DAS Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng).  

Penangkapan buaya berukuran cukup besar itu, setelah perangkap yang dipasang pihak BKSDA Kalteng, aparat kepolisian Polsek Sebangau dan Babinsa TNI Sebangau.

"Buaya ini didapati dalam kondisi sudah mati. Hewan buas itu di perangkap menggunakan pancing (perangkap) oleh tim terdiri dari pihak BKSDA, personel Polsek Sebangau Kuala, dan Babinsa TNI setempat, ini dipasang dibeberapa titik di DAS Sebangau," kata Ipda Bimo Setyawan kepada sejumlah awak media.

Diungkapkan Bimo begitu sapaan akrab Kapolsek Sebangau Kuala, sejumlah perangkap dipasang di DAS Sebangau, tepatnya di Muara Sampang lokasi ditemukan potongan tubuh warga Desa Paduran Sebangau yang diduga disambar buaya beberapa waktu lalu, saat mencari daun Nipah. 

"Usai tertangkap buaya berukuran sekitar 4 meter itu kemudian dilepas dari perangkap dan dibawa menggunakan kelotok menuju pinggir sungai DAS Sei Sebangau untuk diadakan musyawarah antara Kepala Desa Paduran Sebangau dan BKSDA Kalteng dengan pihak keluarga korban.

"Apakah buaya yang sudah tertangkap dalam keadaan mati tersebut langsung dikubur atau di belah perutnya? Kemudian dari pihak keluarga korban meminta untuk dilakukan pembelahan perut buaya tersebut yang dilakukan oleh perwakilan keluarga korban," ujar Kapolsek.

Setelah perut buaya dibelah, lanjut Bimo, tidak ditemukan adanya potongan bagian tubuh korban yang disambar buaya melainkan hanya didapati potongan kepala babi.

"Setelah selesai dibuka perut buaya tersebut dan tidak terdapat potongan bagian tubuh korban yang disambar buaya selanjutnya buaya tersebut dikubur di sekitar lokasi buaya tersebut dibelah," tutur Bimo mengungkapkan.

Kemudian, berdasarkan hasil musawarah dengan pihak keluarga korban, tambah Bimo, dengan tertangkapnya buaya tersebut pihak keluarga korban yang sudah merasa lega atau puas dan menganggap hilangnya nyawa korban sudah terbalas, meski saat dilakukan prosesi pembelahan perut buaya tidak didapati  potongan tubuh korban.

"Meski satu buaya berhasil tertangkap kami menghimbau kepada warga yang hadir agar tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas terutama di Das Sei Sebangau serta tidak menggangu habitat buaya yang berada di Das Sei Sebangau," tegas Bimo sembari berpesan di lokasi penangkapan buaya.[manan]

loading...

Posting Komentar

0 Komentar