BUNTOK — Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), HM Farid Yusran, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan seiring meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
Menurut Farid, karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas udara akibat asap yang ditimbulkan.
Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan sekaligus kesehatan masyarakat.
Ia meminta masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, meningkatkan kewaspadaan apabila kualitas udara mulai memburuk akibat kabut asap. Pencegahan dan penanganan dini dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan.
Farid juga mengingatkan pemerintah daerah agar memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Barsel siap menghadapi kemungkinan meningkatnya jumlah masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan.
“Semakin tebal asap, kualitas udara semakin tidak sehat. Agar semua tempat layanan kesehatan, seperti RSUD, puskesmas dan lainnya, siaga terhadap penyakit ISPA yang pasti akan menimpa masyarakat, terutama anak-anak,” ujar Farid saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (19/8/2026).
Selain kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, Farid meminta Pemkab Barsel mengambil langkah preventif dengan menyediakan dan membagikan masker secara gratis kepada masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan sejak dini sebelum kondisi kabut asap semakin memburuk.
“Pihak pemda bisa membagikan masker gratis untuk seluruh masyarakat Barsel mulai sekarang,” tegasnya.
Ia berharap seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan melakukan upaya pencegahan karhutla.
Dengan kesiapsiagaan yang lebih baik, dampak asap terhadap kesehatan masyarakat di Kabupaten Barsel diharapkan dapat diminimalkan. (deni)
Tags
barito selatan
