KUALA KAPUAS – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Masliana, S.Pd., menyatakan dukungannya terhadap gerakan Pencegahan Perkawinan Anak (PPA) yang terus digaungkan di Kabupaten Kapuas.
Srikandi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menilai upaya mencegah perkawinan anak perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan keluarga, komunitas, pemerintah, organisasi masyarakat hingga lembaga legislatif.
Dukungan itu dibuktikan dengan kehadiran langsung Masliana saat kegiatan Senam Sahabat Anak 2026 yang digelar Program INKLUSI Lakpesdam PBNU bersama PC Fatayat NU Kabupaten Kapuas, Minggu (2/8/2026) lalu.
Dikatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara menyampaikan edukasi perlindungan anak melalui ruang yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Ini kegiatan yang sangat baik karena menggabungkan olahraga, kesehatan dan edukasi tentang perlindungan anak. Pesan yang disampaikan bisa diterima masyarakat dalam suasana yang santai,” ujar Masliana, Kamis (13/8/2026).
Ia menilai perempuan, terutama para ibu, memiliki posisi penting dalam gerakan tersebut. Keluarga merupakan tempat pertama anak memperoleh pengasuhan, pendidikan dan perlindungan.
Karena itu, Masliana mendorong kampanye PPA tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Edukasi perlu dilakukan secara rutin melalui komunitas yang aktif berinteraksi dengan masyarakat.
“Para ibu perlu mendapat informasi yang cukup tentang hak anak dan dampak perkawinan anak. Dari keluarga, pemahaman itu bisa diteruskan kepada anak dan lingkungan sekitar,” katanya.
Senam Sahabat Anak 2026 turut dihadiri Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah Dr. (c) Hj. Siti Aseanti, S.ST., M.Keb., Kepala DP3APPKB Kabupaten Kapuas dr. Tri Setyautami, MPHM., Bunda INKLUSI Kabupaten Kapuas serta jajaran PC Fatayat NU Kabupaten Kapuas.
Kegiatan juga diisi kampanye Pencegahan Perkawinan Anak, edukasi hak anak dan pengasuhan positif, pemeriksaan tekanan darah gratis serta pembagian doorprize.
Field Coordinator Program INKLUSI Kabupaten Kapuas, Aulia Pusfita Sari, mengatakan komunitas senam dipilih sebagai ruang kampanye karena menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi para ibu.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kapuas, Anita, S.E., M.M., menegaskan kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk memperluas gerakan perlindungan anak.
Masliana berharap gerakan PPA terus diperkuat dengan melibatkan lebih banyak komunitas di Kabupaten Kapuas. Menurutnya, pencegahan perkawinan anak harus dimulai dari kesadaran keluarga dan didukung gerakan bersama di tengah masyarakat.[zulkifli]
Tags
kapuas
