Bank Kalsel Perkuat Ekonomi Daerah dengan Sinergi UMKM bersama Jamkrida Kalsel

Bank Kalsel Perkuat Ekonomi Daerah dengan Sinergi UMKM bersama Jamkrida Kalsel

BANJARMASIN — Bank Kalsel memperpanjang perjanjian kerja sama (PKS) penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bersama PT Jamkrida Kalsel (Perseroda) sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, dan Direktur Utama Jamkrida Kalsel, M. Fauzan Noor, Selasa (23/6/2026), di Kantor Pusat Bank Kalsel, Banjarmasin. Kegiatan tersebut turut disaksikan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Elminsyah Jaya, serta perwakilan dari Divisi Konsumer dan UMK.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan sinergi yang telah terjalin sejak 2021. Melalui dukungan penjaminan, penyaluran KUR diharapkan semakin menjangkau pelaku UMKM yang membutuhkan permodalan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas kegiatan produktif, serta meningkatkan daya saing.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyatakan perpanjangan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif, khususnya UMKM.

“Penyaluran KUR diharapkan semakin optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jamkrida Kalsel, M. Fauzan Noor, menegaskan bahwa penjaminan memiliki peran penting dalam mendukung akses permodalan bagi pelaku usaha produktif.

Ia juga mengajak pelaku UMKM untuk memanfaatkan KUR secara bijak, meningkatkan literasi keuangan, serta mengelola usaha secara optimal agar pembiayaan yang diperoleh dapat mendorong peningkatan daya saing.

Bank Kalsel merupakan Bank Pembangunan Daerah milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. 

Selain menjalankan fungsi intermediasi perbankan, Bank Kalsel juga berperan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui layanan keuangan, termasuk pembiayaan UMKM. Pada 22 Juni 2026, Bank Kalsel resmi beroperasi sebagai bank devisa.[adv]
Lebih baru Lebih lama