Rayakan HUT ke-26, Ombudsman Kalsel Paparkan Capaian Penanganan Laporan dan Perkuat Sinergi dengan Media

Rayakan HUT ke-26, Ombudsman Kalsel Paparkan Capaian Penanganan Laporan dan Perkuat Sinergi dengan Media

BANJARMASIN – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Ombudsman RI untuk memperkuat komitmen pengawasan pelayanan publik sekaligus memaparkan capaian penanganan laporan masyarakat sepanjang awal tahun 2026.

Kegiatan syukuran yang digelar di Kantor Ombudsman Kalsel, Jalan S. Parman, Banjarmasin, Selasa (10/3/2026) sore, diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, di antaranya khataman Al-Qur’an, penyerahan bantuan kepada Panti Asuhan Banua Berkah Mandiri Banjarmasin, ceramah agama, serta buka puasa bersama dengan media partner Ombudsman.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, menyampaikan bahwa sejak Januari hingga 10 Maret 2026 pihaknya telah menangani sebanyak 149 laporan masyarakat terkait pelayanan publik.

“Sebanyak 10 laporan kami tutup pada tahap awal, baik secara formal maupun materiel. Sementara 139 laporan lainnya, termasuk empat Reaksi Cepat Ombudsman (RCO), dilanjutkan ke tahap pemeriksaan,” ujar Hadi Rahman.

Dari jumlah tersebut, Ombudsman Kalsel telah berhasil menyelesaikan 58 laporan atau sekitar 41,73 persen, sedangkan 81 laporan lainnya masih dalam proses penanganan.

Menurut Hadi, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Ombudsman dalam memastikan pelayanan publik berjalan sesuai aturan serta bebas dari praktik maladministrasi.

“Harapannya di usia ke-26 tahun ini, Ombudsman RI terus beraksi dalam melakukan pengawasan pelayanan publik yang berdampak bagi masyarakat, sehingga mampu mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas tanpa maladministrasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ceramah agama disampaikan oleh Prof. Dr. H. Sukarni, M.Ag. Ia menekankan pentingnya peran Ombudsman dan media dalam membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Menurutnya, sinergi antara lembaga pengawas pelayanan publik dan media sangat diperlukan agar berbagai permasalahan yang dialami masyarakat dapat diketahui secara luas sekaligus mendapatkan solusi yang tepat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Ombudsman Kalsel berharap hubungan dengan masyarakat dan media semakin erat, sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.[iqbal]
Lebih baru Lebih lama