​​Momen Ramadan, Unit Hemodialisa RSUD Kapuas Berbagi Bingkisan pada Pasien Cuci Darah

​​Momen Ramadan, Unit Hemodialisa RSUD Kapuas Berbagi Bingkisan pada Pasien Cuci Darah

SUASANA peringatan Hari Ginjal Sedunia 2026, RSUD Kapuas.| foto : istimewa

​KUALA KAPUAS – Unit Hemodialisa RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas memperingati World Kidney Day atau Hari Ginjal Sedunia 2026 dengan aksi sosial berbagi bingkisan kepada pasien dan keluarga pendamping. Kegiatan ini berlangsung mulai Senin (9/3/2026) di Ruang Unit Hemodialisa RSUD Kapuas.

​Peringatan yang jatuh pada setiap Kamis minggu kedua bulan Maret ini terasa istimewa karena bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan. Selama tiga hari pelaksanaan, para petugas medis yang berjaga memberikan santunan kepada pasien yang tengah menjalani terapi cuci darah (hemodialisis).

​Implementasi Tema "Kesehatan Ginjal untuk Semua"
​KEGIATAN ini mengacu pada tema yang diusung Kementerian Kesehatan RI tahun ini, yakni "Kesehatan Ginjal untuk Semua: Merawat Manusia, Melindungi Bumi". 

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kesehatan tubuh manusia, khususnya ginjal, sangat berkaitan erat dengan kebersihan lingkungan dan gaya hidup yang selaras dengan alam.

​Bingkisan diserahkan secara langsung oleh dr. Daya Daryadijaya, Sp.PD., selaku Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) Unit Hemodialisa, didampingi Kepala Ruang Unit Hemodialisa, Herlina Desianti, S.Kep., Ns., beserta jajaran tim dokter dan perawat.

​Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. Delinae, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh tim Unit Hemodialisa. Ia berharap momentum ini dapat meningkatkan semangat sembuh para pasien.

​"Kami berharap melalui peringatan ini, pasien merasa didukung secara moral. Di sisi lain, ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang humanis dan edukatif mengenai pentingnya menjaga fungsi ginjal," ujar dr. Delinae.

​Edukasi dan Pelayanan
​SELAIN berbagi bingkisan, para tenaga kesehatan dan tenaga pendukung di layanan hemodialisis juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, penggunaan air murni, dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi mendukung kualitas hidup pasien gagal ginjal.

​Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara tenaga medis dan pasien, sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap deteksi dini gangguan ginjal.[zulkifli]
Lebih baru Lebih lama