Dukung Edukasi Pelajar Tangkal Kenakalan Remaja, Anggota DPRD Kapuas Jadi Pemateri Sosialisasi

Dukung Edukasi Pelajar Tangkal Kenakalan Remaja, Anggota DPRD Kapuas Jadi Pemateri Sosialisasi

ANGGOTA DPRD bersama Satpol PP Kapuas saat sosialisasi cegah kenakalan remaja di SMAN 1 Pulau Petak.| foto : polppkps

KUALA KAPUAS - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Kalteng, Sri Umidaryatun mengapresiasi dan mendukung kegiatan sosialisasi cegah kenakalan remaja yang dilakukan jajaran Satpol PP dan Damkar setempat dengan menyambangi sekolah-sekolah. 

Dukungan wakil rakyat ini turut hadir langsung memberikan materi seputar cegah kenakalan remaja kepada para pelajar di SMA Negeri 1 Pulau Petak, Kecamatan Pulau Petak, Rabu 8 Februari 2023.

"Bahwa setiap remaja  membutuhkan pengetahuan sejak dini tentang pencegahan perilaku kenakalan remaja, untuk itu  sosialisasi dan edukasi kepada remaja penting dilakukan tak terkecuali kepada kalangan pelajar," kata Sri Umi, Kamis (9/2/2023).

Dilanjutkan Sri Umi, wakil rakyat dari PKS ini, tujuan dari diadakannya sosialisasi untuk membekali para remaja dengan pengetahuan tentang pencegahan serta mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan kenakalan seusia mereka. 

"Harapannya dengan  diadakan sosialiasi remaja atau pelajar dapat memahami dan mengetahui cara mencegah kenakalan remaja, tidak terjerumus, serta yang paling utama membentuk dan melahirkan remaja yang berkarakter positif," katanya.

Ditambahkannya, sosialisasi yang dilaksanakan oleh Satpol PP dan Damkar Kapuas ini, juga menunjukan bahwa pemerintah hadir dan peduli, untuk itu upaya ini tentunya harus didukung pihak terkait lainnya.

Kepala Bidang Linmas Satpol PP dan Damkar Kapuas, Nazmiannoor mengatakan, sosialisasi ini dilakukan pada sejumlah sekolah di wilayah Kapuas.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mensosialisasikan fungsi dan peran Sat Pol PP dan Damkar sebagai penegak Perda dan Perkada serta pencegahan bahaya kebakaran dan pencegahan kenakalan remaja," ujar Nazmiannoor.

Lanjutnya, adapun materi yang disampaikan diantaranya penggunaan tekhnologi gadget dan internet agar dimanfaatkan untuk hal-hal positif, tidak disalahgunakan, kemudian tentang dampak buruk pergaulan bebas, imbauan tidak bolos saat jam pelajaran.

"Disampaikan pula agar siswa memahami apa yang benar dan apa yang melanggar aturan," katanya.[zulkifli]

Lebih baru Lebih lama