Pemkab Kotabaru Realisasikan Rencana Pelebaran Jalan Tanjakan Baharu

KOTABARU - Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyikapi kejadian tanjakan baharu yang mengakibatkan kecelakaan pada waktu lalu, mengakibatkan korban.

Sekdakab Kotabaru, Drs H Said Akhmad mengatakan, Pemkab mengupayakan negosiasi dengan pemilik lahan rencana pelebaran jalan di lokasi tanjakan Baharu yang terkena pembebasan pelebaran jalan yang berada di jalan Raya Berangas Km 1.

"Upaya untuk pelebaran jalan tersebut, dari semua pemilik lahan apabila ada satu masyarakat yang tidak mau dibebaskan berarti tidak bisa melaksanakan pembebasan pelebaran. Itulah nantinya menjadi kendala pemerintah," ucapnya.

Untuk itu, lanjutnya, bagi pengguna transportasi khususnya tranportasi mobil angkutan barang yang tidak layak jangan dipaksakan untuk dipergunakan, apalagi melalui seperti tanjakan Baharu tersebut sopir tidak mampu lagi mengendalikan truknya.

"Seperti kejadian waktu kemarin yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia akibat truk yang tidak kuat menanjak dan mengendalikan lagi, akhirnya mundur secara tiba-tiba akibat rem blong dan sebagainya akibat kelalaian sopir," paparnya.

Ia mengimbau kepada pemilik agar mobil dan sopir mobil yang tidak layak jangan dipaksakan, ini akan mengganggu keamanan ketertiban lalulintas dan pada diri sendiri.

"Saya sudah perintahkan ke Dinas Perhubungan Kotabaru agar memasang rambu-rambu larangan dan imbauan di sekitar jalan tersebut," katanya.

Dalam hal ini, agar tidak boleh parkir sembarangan di samping bahu jalan, karena mobil tersebut tidak bisa melakukan pemantauan atau melakukan tanjakan.[zainuddin]

loading...