Dana Haji Dipakai untuk IKN Itu Hoaks, Masyarakat Jangan Terpengaruh

KEPALA Kantor Kemenag Pulang Pisau, H Masrani.| foto : kemenag pulpis

PULANG PISAU - Dipastikan beredarnya berita dengan narasi bahwa Menteri Agama (Menag) RI, Gus Yaqut Cholil Qoumas, meminta kepada masyarakat untuk mengikhlaskan dana haji dipakai pemerintah membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser, Provinsi Kalimantan Timur itu, sebagai berita tidak benar alias bohong atau hoaks. 

Berita bohong tersebut pun dibenarkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kepala Kankemenag) Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), H Masrani. 

Dia memastikan bahwa narasi tersebut sebagai kebohongan atau hoax dan fitnah yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. 

"Jadi, kami pastikan itu hoaks. Kami pribadi sangat prihatin, masih saja ada pihak yang menyebarkan berita bohong seperti, padahal Kemenag sudah berusaha semaksimal mungkin menyelenggarakan ibadah haji sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku,” tutur H Masrani, Selasa (10/5/2022). 

Atas sebaran berita bohong itu, pihaknya berharap masyarakat Kabupaten Pulang Pisau mengabaikan narasi bohong tersebut. 

“Harapan kami, masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Pulang Pisau jangan terpengaruh dengan narasi yang sudah tersebar. Karena sudah jelas itu tidak benar," ucap pria yang pernah menjuarai MTQ tingkat Internasional ini.

Untuk diketahui, sejak tahun 2018 lalu, Kementerian Agama sudah tidak menjadi pihak yang mengelola dana haji. 

Dana haji sendiri dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Hal itu sesuai dengan Undang-undang No 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji yang terbit pada akhir masa pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. 

Kemudian pada 13 Februari 2018, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2018 yang mengatur Pelaksanaan UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. 

"Kami minta stop penyebar hoaks. Untuk masyarakat kami imbau Saring sebelum Sharing," pesannya.[rilis/manan]


loading...