Pemprov Kalteng Kembali Gelar Vaksinasi

Pemprov Kalteng Kembali Gelar Vaksinasi


PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng, kembali menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun di wilayah Palangka Raya. Vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun kembali digelar, karena tingginya antusias masyarakat mengikuti vaksinasi tersebut, pasca vaksinasi anak usia 6-11 tahun, Jumat (31/12/2021).

“Untuk hari ini sebetulnya menyelesaikan yang tidak sempat di vaksin pada hari jumat,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng Suyuti Syamsul saat meninjau pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Minggu (2/1/2022).

Disebutkan, pelaksanaan vaksinasi itu agar capaian vaksinasi anak 6-11 tahun di Kalteng mencapai target. Selain itu, vaksinasi akan terus dilaksanakan di sekolah-sekolah bekerjasama dengan kabupaten dan kota.

“Kita berharap semua anak-anak usia 6-11 tahun divaksin, kecuali karena pertimbangan medis yang tidak bisa. Kami juga berharap pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini bisa mendukung kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) secara langsung, sehingga bisa berjalan dengan aman dan terlindungi,” ujarnya.

Sebab disadari, lanjut Suyuti Syamsul, model sekolah secara daring saat ini bisa berdampak besar pada kualitas pendidikan di masa mendatang. Untuk itu, Pemprov maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota, para pemangku kepentingan pendidikan, orang tua, dan wali murid harus bahu-membahu bersama-sama mempercepat vaksinasi, sehingga dimungkinkan PTM bisa kembali normal.

Menurutnya, vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kalteng dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, vaksinasi dilaksanakan di provinsi maupun kabupaten dan kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis I di atas 70 persen, dan cakupan vaksinasi lansia di atas 60 persen. Sedangkan Kick Off vaksinasi anak usia 6-11 tahun telah dilakukan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, disusul Kabupaten Lamandau, Kabupaten Sukamara, dan Kabupaten Pulang Pisau.

Untuk diketahui, dalam kegiatan  itu kembali dilakukan pengundian doorprize, dengan 83 unit sepeda dari sisa sebanyak 53 buah sisa sepeda yang dilakukan pencabutan undian.[deni/adv]

Lebih baru Lebih lama