PTM Dimulai, MTsN Banjarmasin Berlakukan Sistem Ganjil Genap

BANJARMASIN, MK - Tertutup masker dan hanya terlihat kedua mata, tak menutupi raut kegembiraan para siswa MTsN 2 Banjarmasin. Terhitung mulai 21 Oktober 2021 ini, mereka sudah bisa merasakan bangku sekolah.

Cukup dimaklumi, mengingat sejak pandemi Maret 2020 lalu, aktivitas belajar mengajar dihentikan Kementerian Agama (Kemenag), tak terkecuali di MTsN 2 Banjarmasin yang berlokasi di Komplek Pendidikan Mulawarman.

"Alhamdulillah, mulai hari ini siswa sudah diperbolehkan masuk belajar (secara tatap muka) di sekolah," tutur Eli Rusita, Guru MTsN Banjarmasin, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilaksanakan secara terbatas dengan menerapkan sistem genap ganjil berdasarkan absen. 

"Kami menerapkan sistem genap ganjil berdasarkan absen. Jadi dalam sekelas itu cuma ada setengah dari jumlah normal, misal sekelas 32 siswa menjadi 16 siswa saja," terangnya.

Salah seorang siswa, Rizal mengaku gembira karena akhirnya bisa masuk sekolah dan kumpul bersama kawan-kawan, setelah hampir 1,5 setengah hanya bisa belajar secara daring.

"Gembira, dan saya berharap PTM berlangsung secara normal seperti sebelum terjadi pandemi Covid-19," jelansya.

Ini dilakukan sebagai langkah penerapan protokol kesehatan (prokes). Sebagaimana prokes 5M, MTsN 2 Banjarmasin ketat memberlakukan prokes kepada setiap siswa di depan pintu masuk.

Setiap siswa diperiksa suhu tubuh dengan alat pengukur suhu tubuh oleh petugas di pintu masuk sekolah. Selain itu juga diwajibkan menggunakan masker. Tak ketinggalan fasilitas cuci tangan juga tersedia di hampir setiap depan kelas.

Karena memberlakukan sistem ganjil genap, tentu tempat duduk siswa pun menjadi berjarak. Siswa juga diimbau untuk tidak berkerumun dan mengurangi mobilitas di luar jika tak ada keperluan mendesak.[anshari]

loading...