Tindak Lanjuti SE Gubernur Kalteng, Ini Penerapannya di Pulang Pisau

PULANG PISAU, MK - Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) nomor 443.1/107/Satgas Covid 19 tentang peningkatan upaya penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) dan percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid 19 di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. 

Maka, satuan tugas atau Satgas Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau menggelar rapat yang dipimpin langsung oleh Sekda Pulang Pisau, Tony Harisinta yang juga sebagai Ketua Harian Satgas Covid-19 kabupaten setempat.

Rapat yang dilaksanakan di Aula Rapat Kantor Bupati Pulang Pisau itu, dihadiri unsur Forkopimda dan dinas terkait terdiri Kapolres Pulang Pisau (beserta jajaran satuannya), Kajari Pulang Pisau, Kadishub Pulang Pisau, Kadinkes Pulang Pisau, Kalaksa BPBD Pulang Pisau, Kepala Satpol PP, Kadinsos Pulang Pisau, dan Kepala DPMD Pulang Pisau.

"Rapat bersama ini dalam rangka implementasi SE Gubernur Kalteng nomor 443.1/107/Satgas Covid 19 di Kabupaten Pulang Pisau," kata Salahudin, Ketua Satgas Covid-19 yang juga sebagai Kalaksa BPBD Kabupaten Pulang Pisau kepada awak media ini, Kamis (8/7/2021).

Hasil rapat bersama terkait implementasi SE Gubernur Kalteng ini, ungkap Salahudin, pihaknya telah menetapkan bahwa Satgas Covid-19 Pulang Pisau akan menempatkan posko di lingkungan kantor Pol PP setempat dengan personel gabungan terdiri atas personel TNI- Polri, Pol PP, BPBD, Dishub.

"Personel gabungan itu yang akan melakukan operasi dalam rangka implementasi SE Gubernur Kalteng, yakni penegakan prokes bagi masyarakat, pemilik rumah makan (RM) sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 hingga menjelang hari raya Idul Adha atau 20 Juli 2020 kedepan," tuturnya.

Selanjutnya lagi, kata Salahudin, akan dilakukan penyekatan oleh satgas terpadu di Pelabuhan Bahaur, sehingga penumpang yang masuk ke wilayah Pulang Pisau bebas dari Covid-19 dengan hasil tes PCR. 

"Ini karena pelabuhan Bahaur salah satu pintu masuk dari Paciran, Lamongan Jawa Timur. Kemudian lagi, penambahan tempat tidur untuk gedung sebagai tempat atau wadah isolasi antisipasi adanya penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pulang Pisau," jelas Salahudin.[manan]
loading...

Posting Komentar

0 Komentar