Gelar Rakernas, BPPSDMP Sampaikan 4 Poin Arahan Presiden

Gelar Rakernas, BPPSDMP Sampaikan 4 Poin Arahan Presiden

BOGOR, MK - Bertempat di Aula Hotel Arch Bogor, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Sc menghadiri Rapat Kerja Nasional BPPSDMP pada tanggal 12 Januari 2021.

Rapat dihadiri oleh seluruh jajaran BPPSDMP terdiri dari Sekretaris Badan, Kepala Pusat Pelatihan, Kepala Pusat Pendidikan dan Kepala Pusat Penyuluhan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian.

Tampak hadir seluruh Kepala UPT Pelatihan dan Pendidikan se-Indonesia, Satker Dekon, Duta Petani Milenial dan  Forum P4S Nasional yang diikuti juga Tim Humas BBPP Binuang secara virtual

Arahannya Kepala BPPSDMP, Prof Dr Ir Dedi Nursyamsi M.Agri membuka rapat guna persiapan pelaksanaan kegiatan tahun 2021 menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam kegiatan tahun 2021.

Ia menjelaskan 4 poin arahan Presiden Joko Widodo dalam Acara Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2021 tanggal 11 Januari 2021.

Pertama, terkait dengan komoditas impor harga produksi petani kita lebih tinggi dari dan daya saing lebih rendah dari pada komoditas impor. Hal ini karena biaya produksi cukup tinggi sehingga kalah bersaing dengan impor. 

"Inilah tantangan yang harus diselesaikan oleh Widyaiswara, Dosen terutama penyuluh di lapangan untuk menekan biaya produksi dan kurangi ketergantungan menggunakan pupuk kimia diganti menggunakan pupuk organik," tegas dedi. 

Kedua, menjadikan petani mampu membangun koorporasi, model dan contoh difokuskan pada Program Food Estate di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara. Ketiga, meyediakan kebutuhan pangan untuk 237 juta jiwa penduduk Indonesia, dan Keempat, menggenjot ekspor.

Selain program nasional, Dedi juga menyampaikan program khusus BPPSDMP tahun 2021, yaitu pertama menguatkan program Kostratani dengan tujuan penumbuhan BPP, penyuluh, kelompok tani, gapokatan petani Milenial melalui teknologi IT. 

Kedua menumbuhkan 2,5 juta petani Milenial selam 5 tahun. Dan Ketiga Meningkatkan kreativitas petani Milenial dengan pelatihan vokasi, magang petani Milenial ke Jepang, Taiwan dan tempat tempat pertanian yang unggul untuk menghasilkan 1000 petani Milenial mampu menghasilkan Job creator dan job seeker.

Mengawail tahun 2021 secara terpisah Kepala BBPP Binuang Dr. Ir Yulia Asni Kurniawati M.Sc menyapaikan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, di mana pertama, target serapan anggaran tahun 2021 sebesar 99 persen dan serapan fisik triwulan pertama 25 persen.

Kedua, Kerja harus sesuai SOP terutama untuk Pengadaan harus sesuai Perpres Nomor 16 Tahun 2018 dan ketiga jangan melanggar aturan tegas YSL.[advertorial]

Penulis : Sumantri
Lebih baru Lebih lama