Narkotika di Indonesia, Ensilawatika: Sangat Mengkhawatirkan

BUNTOK, MK - Penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, kini menjadi bagian yang harus diperangi pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat di Tanah Air.

Ini karena kejahatan narkotika sangat berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan sosial ekonomi, serta kemanan bahkan hingga kedamaian dunia.

Tak hanya itu, barkotika juga secara nyata dapat memicu kejahatan lainnya, seperti pencurian, pemerkosaan dan pembunuhan.

Karena itu, tepat jika peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh setiap 26 Juni, harus dimaknai dengan langkah nyata pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Ketua Komisi ll DPRD Barito Selatan (Barsel), Ensilawatika Wijaya, Jumat (26/6/2020) mengatakan, perdagangan dan peredaran gelap narkotika kini sangat mengkhawatirkan.

Menurutnya, situasi yang sangat mengkhawatirkan ini menjadi masalah dunia yang sangat mendesak untuk segera diatasi bersama. 

"Lebih daripada itu, penyalahgunaan narkotika di Indonesia juga telah menjamah hampir seluruh lapisan masyarakat," tandasnya.

Ia menambahkan, baik dari segi umur, pendidikan, strata sosial ekonomi, profesi maupun level jabatan, peredaran narkotika telah merata di seluruh wilayah Indonesia. 

Program-program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika guna menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkotika harus terus dilakukan.

"Khususnya di kelompok anak-anak, remaja, pelajar, dan mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa," pungkasnya.[deni]
loading...

Posting Komentar

0 Komentar