Modal Utama Membangun Daerah dan Bangsa adalah Kerukunan

PALANGKA RAYA, MK - Mengangkat tajuk "Strategi Penguat Moderasi Beragama dan Kebangsaan di Era Pandemi Covid-19", Webinar Nasional Moderasi Beragama dan Kebangsaan secara virtual melalui video conference dibuka secara resmi Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Sugianto Sabran.

Bertempat di Aula Jayang Tingang kantor Gubernur, Kamis (25/6/2020), kegiatan tersebut menghadirkan narasumber, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama Republik Indonesia H Arskal Salim, Anggota DPR RI Komisi VIII Daerah Perwakilan Kalteng H Iwan Kurniawan dan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya H Khairil Anwar.

Gubernur dalam amanatnya menyampaikan bahwa pada Tahun 2016, Provinsi Kalteng patut berbangga karena berada di urutan pertama daerah dengan tingkat kerukunan tertinggi se-Indonesia.

Kalteng menerima Anugerah Kerukunan Umat Beragama (Harmoni Award) 2016 karena memenuhi kriteria penilaian sebagai daerah terbaik dalam memberikan pelayanan dan dukungan pemeliharaan umat beragama.

"Dan itu menjadi motivasi untuk terus mempertahankan dan memelihara kerukunan serta keharmonisan antar umat beragama di Provinsi Kalimantan Tengah yang berjuluk Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila," tuturnya.

Gubernur melanjutkan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalteng juga menjadi model percontohan FKUB seluruh Indonesia bahkan Wakil Presiden RI KH Ma'aruf Amin yang dulunya sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pernah berkunjung ke FKUB Kalteng.

Ia juga menambahkan, Pemprov Kalteng terus berkomitmen untuk mewujudkan kehidupan keagamaan dan kebangsaan yang sehat demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Modal utama dalam membangun Daerah dan Bangsa adalah kerukunan dan juga harus memedomani nilai-nilai Pancasila," tukasnya.[kenedy]
loading...

Posting Komentar

0 Komentar