Kunjungi Kotabaru, Kapolda Nico Tinjau KTB Saijaan

KOTABARU, MK - Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH mengunjungi Kampung Tangguh Banua (KTB) Desa Megasari Kecamatan Pulau laut Utara dan Desa Sarang Tiung Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Jumat (25/6/2020).

Kedatangan rombongan Kapolda yang tiba di Pelabuhan Mako lanal Kotabaru disambut oleh Bupati Kotabaru Sayed Jafar, Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafrudin, Dandim 1004/Kotabaru Letkol Inf. Rony Fitriyanto, dan Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto.

Di lokasi KTB Saijaan, Kapolda Nico bersama Asiaten I Pemprov Kalsel meninjau langsung beberapa fasilitas desa Tangguh yang ada di dua Kecamatan. Peninjauan di antaranya dilakukan ke ruang pelayanan kesehatan, dapur umum, tim relawan, posko induk relawan, dan rumah karantina mandiri.

Kemudian dilanjutkan penyerahan bantuan alat kesehatan, sembako, bibit jagung, serta bibit ikan Lele dan Mujair secara simbolis kepada kepala desa dan perwakilan warga Desa Megasari dan Desa Sarang Tiung.

Dalam sambutannya, Bupati Sayed mengatakan, peninjauan yang dilakukan Kapolda ini menjadi kesempatan yang baik bagi daerah, mengingat ini merupakan program KTB dan diharapkan dapat berjalan dengan sukses.

"Keberadaan Kampung Tangguh Banua (KTB) ini sangat membantu dalam rangka upaya percepatan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," imbuhnya.

Sayed berharap keberadaan KTB Saijaan Desa Megasari dan Desa Sarang Tiung, serta desa-desa lainnya mampu menghadapi dan mengatasi pandemi Covid-19 yang telah memberikan dampak negatif terhadap kesehatan, ekonomi maupun sosial dan budaya.

"Saya juga tidak lupa mengajak masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan serta mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah," tuturnya.

Sementara itu, Kapolda Nico mengatakan, berdasarkan hasil diskusi bersama Gubernur, Danrem serta seluruh aparat terkait, ada 5 program yang akan dibuat bersama-sama.

Lima program itu, yakni peningkatan kemampuan melaksanakan tes PCR, peningkatan fasilitas di Rumah sakit, pembentukan kampung tangguh, operasi penegakkan disiplin, dan efisiensi anggaran.

Ia berharap dua desa terpilih menjadi KTB Saijaan ini, yang mana di dalamnya meliputi ketahanan pangan dan protokol kesehatan, juga dapat dilakukan desa-desa lain yang ada di Kotabaru.

"Kami dari TNI-Polri tidak mungkin berhasil tanpa dukungan masyarakat. Masyarakatlah yang menjadi kunci utama di dalam perang melawan Covid-19," pungkasnya.[zainuddin]

loading...

Posting Komentar

0 Komentar