Ikuti Pelatihan Tematik, Petani Tanah Laut Sepakat Tanam Padi Dua Kali

PELAIHARI, MK - Dalam kesempatan Pelatihan Tematik Padi, Rabu (10/7/2019), petani Tanah Laut sepakat untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dengan tanam dua kali padi.
Sebagaimana diketahui, peningkatan produksi dapat ditempuh melalui peningkatan IP dan peningkatan produktivitas. Untuk produktivitas ditempuh dengan menerapkan teknologi budidaya yang baik.
"Tingkatkan produksi dengan tanam 2 kali dan terapkan teknologi yang direkomendasikan," tutur Ahmad Mustahdi, dalam paparannya tentang program #SERASI.
Kabupaten Tanah Laut sendiri merupakan wilayah program #SERASI. Terdapat 30 ribu hektare yang digarap dalam program #SERASI.
Memang tidak mudah, mengingat kondisi lahan rawa di beberapa wilayah yang sering tergenang air lama dan genangannya tinggi, sehingga hanya dapat ditanami padi sekali.
"Lahan rawa di Bati Bati ini genangannya tinggi dan lama, sehingga hanya dapat tanam sekali saja," ungkap H Asnan, salah satu peserta dari Desa Banua Raya.
Pada kesempatan yang lain, Marhaenis Budi Santoso Widyaiswara BBPP Binuang mengemukakan, meningkatkan IP di lahan rawa yang banyak kendala alam memang tak mudah.
Kendati demikian, bukan hal yang tidak mungkin untuk tanam 2 kali, apabila petani secara berkelompok mampu mengelola air. Setidaknya tata air mikro yang menjadi ranahnya petani.
"Peningkatan IP hanya bisa dilakukan bila air bisa dikelola, dan itu membutuhkan kerja sama yang baik dari para petani,"
terangnya.
Atas dasar itu, petani harus bersepakat tanam 2 kali sebagai penyemangat untuk membangun kerjasama kelompok.
Pelatihan tematik padi sendiri dilaksanakan di BPP Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, dari 10 hingga 12 Juli 2019 dan diikuti 30 orang.
Hadir dalam pelatihan ini peneliti dari BPTP selaku pendamping program #SERASI di Tanah Laut yang turut memperkuat penyampaian materi.[bayu/mia]
loading...
TAG