PMR SMK-PP Negeri Kementan Sabet Tiga Piala di Lomba Kepalangmerahan se-Kalsel 2026

PMR SMK-PP Negeri Kementan Sabet Tiga Piala di Lomba Kepalangmerahan se-Kalsel 2026

BANJARBARU – Palang Merah Remaja (PMR) SMK-PP Negeri Banjarbaru kembali mengukir prestasi di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Mengikuti Lomba Kepalangmerahan se-Kalimantan Selatan Terbuka 2026, kontingen sekolah berhasil meraih tiga piala dari sejumlah cabang perlombaan.

Kompetisi yang berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 tersebut diselenggarakan oleh PMR SMA Negeri 11 Banjarmasin dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 SMAN 11 Banjarmasin.

Mengusung tema “ANTARIKSA” (Aksi Nyata Tolong-Menolong Antar Remaja dengan Ikhlas, Kepedulian, Solidaritas, dan Aksi Cepat), perlombaan diikuti pelajar tingkat MA/Wira/Madya dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.

Tema tersebut menjadi semangat bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan dalam keterampilan kepalangmerahan, kesiapsiagaan bencana, kerja sama tim, serta kepedulian terhadap sesama.

Dengan persiapan dan latihan yang intensif, tim PMR tingkat Wira SMK-PP Negeri Banjarbaru tampil optimal dan berhasil meraih tiga prestasi.

Prestasi pertama diraih tim Abdul Ghani, Aufa Yumna Putri, dan Muhammad Fawwaz Nurkholis yang berhasil menjadi Juara 1 Lomba Tandu Cepat Tingkat Wira. Kecepatan, ketepatan, dan kekompakan menjadi kunci keberhasilan tim dalam menaklukkan tantangan perlombaan.

Prestasi berikutnya datang dari cabang Lomba Presentasi “Ayo Siaga Bencana” Tingkat Wira. Mutiara Salsabilah, Isma Alfisyah, dan Antung Akhmad Apriyandi berhasil meraih Juara Harapan 2 melalui penyampaian materi yang edukatif dan lugas.

Sementara itu, Muhammad Ilham Dwi Cahaya, Ridho Ramadan, dan Vien Agus Tina Tando melengkapi raihan prestasi dengan meraih Juara Harapan 3 Lomba Tandu Cepat Tingkat Wira.

Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Angga Tri A.P., menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan semangat para siswa yang telah mengharumkan nama sekolah.

“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa siswa-siswi SMK-PP Negeri Banjarbaru tidak hanya fokus dan unggul dalam bidang akademis serta pertanian, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, ketangguhan fisik, dan jiwa kemanusiaan yang tinggi,” ujarnya.

Menurut Angga, keterlibatan siswa dalam kegiatan kepalangmerahan menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter. Melalui PMR, siswa belajar bekerja sama, disiplin, bertanggung jawab, sekaligus memiliki kepedulian dan kesiapsiagaan dalam membantu sesama.

Prestasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya pendidikan vokasi pertanian dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan sosial.

Kementerian Pertanian terus mendorong penguatan pendidikan vokasi sebagai salah satu upaya menyiapkan generasi muda pertanian yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) menjadi salah satu wadah penting dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi untuk mendukung pembangunan pertanian.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa sekolah vokasi seperti SMK-PP, Polbangtan, dan PEPI memiliki peran penting dalam memajukan pertanian. Menurutnya, pertanian harus dikelola dengan pendekatan yang kekinian dan didukung sumber daya manusia yang memadai.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam keberlanjutan pembangunan pertanian.

“Kalian semua adalah motor penggerak pertanian di negara yang kita cintai ini, terlepas dari generasi pendahulu kalian yang saat ini sudah menjadi penggerak dan pelopor pembangunan pertanian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa lembaga pendidikan vokasi pertanian memiliki tanggung jawab strategis dalam mencetak generasi muda yang kompeten, inovatif, dan siap terjun langsung dalam pembangunan sektor pertanian.

Raihan tiga piala dalam ajang Lomba Kepalangmerahan se-Kalimantan Selatan Terbuka 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMK-PP Negeri Banjarbaru untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik, pertanian maupun kegiatan sosial kemanusiaan.

Semangat ANTARIKSA juga diharapkan tidak berhenti di arena perlombaan, tetapi terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian, solidaritas, semangat tolong-menolong, dan kesiapsiagaan membantu sesama.[adv]

Tim Ekpos SMKPPN Banjarbaru
Lebih baru Lebih lama