BI dan TNI AL Tuntaskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Kotabaru, Perkuat Akses Keuangan Wilayah Kepulauan

BI dan TNI AL Tuntaskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Kotabaru, Perkuat Akses Keuangan Wilayah Kepulauan

KOTABARU – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan bersama TNI Angkatan Laut (TNI AL) resmi menutup kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 di Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, Minggu (15/6/2026). 

Program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kedaulatan Rupiah sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Kegiatan tersebut menutup rangkaian layanan kas keliling yang berlangsung pada 9–15 Juni 2026 dengan menjangkau sejumlah pulau di Kalimantan Selatan, yakni Pulau Matasirih, Marabatuan, Kerayaan, Kerasian, dan Pulau Laut Timur.

Penutupan dihadiri Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan Haris Munandar, Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin mewakili Bupati Kotabaru, Ketua DPRD Kotabaru Hj. Suwanti, perwakilan Lanal Kotabaru, unsur Forkopimcam Pulau Laut Timur, pimpinan perbankan, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Kepala Perwakilan BI Kalimantan Selatan Haris Munandar mengatakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan bentuk sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh uang layak edar sekaligus memperkuat kedaulatan Rupiah sebagai simbol negara.

“Rupiah bukan sekadar alat pembayaran yang sah, tetapi juga simbol kedaulatan negara dan identitas bangsa. Melalui kegiatan ini, kami memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh layanan penukaran uang layak edar sekaligus edukasi mengenai pentingnya merawat dan mengenali keaslian Rupiah,” ujarnya.

Haris juga mengapresiasi dukungan TNI AL yang telah membantu pengamanan, pengawalan, serta penyediaan sarana transportasi laut menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), sehingga layanan kas keliling dapat menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

Sementara itu, Komandan Lanal Kotabaru melalui sambutan yang dibacakan Kapten Aminuddin menegaskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan wujud sinergi strategis antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam memperkuat kedaulatan ekonomi hingga wilayah terluar Indonesia.

“TNI Angkatan Laut mendukung penuh program strategis nasional ini karena keberadaan Rupiah di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kotabaru turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. 

Dalam sambutan Bupati Kotabaru yang dibacakan Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, disebutkan bahwa Ekspedisi Rupiah Berdaulat menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang merata hingga ke wilayah kepulauan.

Menurut Eka Saprudin, sebagai daerah dengan karakteristik kepulauan dan sebaran penduduk di pulau-pulau kecil, Kotabaru sangat merasakan manfaat program tersebut dalam mendekatkan akses layanan keuangan kepada masyarakat. 

Ia berharap sinergi antara Bank Indonesia, TNI AL, dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus berlanjut guna memperluas jangkauan layanan keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.

Ketua DPRD Kotabaru Hj. Suwanti juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, layanan penukaran uang yang diberikan sangat membantu masyarakat, khususnya dalam menukarkan uang yang rusak maupun tidak layak edar.

Penutupan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 ditandai dengan penyerahan apresiasi dan cenderamata dari Bank Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Lanal Kotabaru atas dukungan dalam menyukseskan program tersebut. 

Melalui kolaborasi ini, BI bersama TNI AL dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap literasi keuangan masyarakat terus meningkat, kedaulatan Rupiah semakin kuat, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dapat menjangkau seluruh wilayah kepulauan.[zainuddin]
Lebih baru Lebih lama