PARINGIN – Peringatan Hari Kartini di Gedung Budaya, jadi momen istimewa sekaligus pengingat pentingnya perjuangan Kartini itu tidak cukup cuma diingat lewat seremon, tapi harus dibawa jadi tindakan nyata.
Menurut Bupati Balangan H. Abdul Hadi, kunci kemajuan perempuan dan bangsa ada di pendidikan. Makanya, momen ini harus jadi langkah buat bikin kesempatan yang sama bagi semua perempuan.
Mulai dari akses kesehatan yang layak, bisa sekolah sampai selesai, sampai diberi ruang luas buat ambil peran dalam pembangunan daerah.
"Kita harus pastikan perempuan sehat, berilmu, dan punya tempat berkarya. Itu arti sebenarnya dari semangat Kartini di zaman sekarang," tegas Hadi.
Acara hari itu berlangsung sangat berkesan. Suasana jadi hening dan menyentuh hati saat Teater Bayang Rindu menampilkan lakon "Kami yang Pernah Dibungkam". Momen makin hidup saat Ketua TP PKK Balangan, Sri Huriyati Hadi, tampil memerankan sosok R.A. Kartini. Dialog-dialog yang dibawakannya sukses bikin semangat juang masa lalu terasa lagi di tengah ruangan.
Gak kalah seru, ada arak-arakan atau parade wanita inspiratif. Perempuan-perempuan hebat dari berbagai profesi dan pekerjaan tampil satu per satu. Ini jadi bukti nyata kalau sumbangsih mereka buat Balangan itu besar dan beragam.
Di acara itu juga, Bank Kalsel menyerahkan bantuan CSR ke Pemkab Balangan buat dukung program sosial dan pemberdayaan warga. Ada juga penyerahan alat habsyi, tanda dukungan penuh buat kegiatan keagamaan dan seni budaya daerah biar makin lestari.
Acara ditutup dengan ceria dan penuh percaya diri lewat peragaan busana. Para Ketua Organisasi Wanita dan TP PKK se-Kecamatan tampil anggun, jadi penutup manis sekaligus simbol kalau perempuan Balangan itu aktif, berani, dan berkarakter.[mta/adv]
Tags
balangan
