Jamin Takaran Pas! Jelang Iduladha, SPBU di Balangan Diperiksa Ketat, Hasilnya Aman

Jamin Takaran Pas! Jelang Iduladha, SPBU di Balangan Diperiksa Ketat, Hasilnya Aman

WAKIL Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, menyimak hasil pengujian alat ukur BBM yang dilakukan petugas Metrologi Legal di SPBU PT Mustafa Kamal.| foto : istimewa

PARINGIN – Tak ada kompromi soal hak konsumen! Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, pengawasan ketat digencarkan. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah tegas Tim Metrologi Legal yang turun langsung melakukan tera ulang alat ukur BBM di SPBU PT Mustafa Kamal, Kecamatan Paringin, Senin (25/5/2026).
 
Pengecekan ini sengaja dilakukan tepat saat kebutuhan bahan bakar masyarakat diprediksi melonjak tajam. Saiful Arif menegaskan, akurasi takaran adalah hal paling krusial untuk melindungi warga dari kerugian, sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik.
 
“Tujuannya cuma satu: pastikan BBM yang dibayar masyarakat itu benar-benar pas, sesuai standar, dan tidak dikurangi sedikit pun. Ini bentuk nyata perlindungan kita kepada konsumen,” tegas Saiful saat mendampingi pemeriksaan.
 
Kegiatan ini jadi bukti sinergi kuat antarlembaga. Terlibat langsung Tim Metrologi Legal, Wakil Bupati Balangan, serta anggota DPRD. Kolaborasi ini dinilai sangat penting agar transparansi pelayanan tetap terjaga, apalagi di momen hari besar keagamaan.
 
Hasil di lapangan memuaskan. Setelah diuji pakai alat ukur standar, seluruh dispenser yang diperiksa dinyatakan lolos uji kelayakan. Semuanya masih dalam batas toleransi yang diizinkan, dan tim tidak menemukan rekayasa atau penyimpangan pada alat pengisian.
 
Meski hasilnya aman, Saiful menekankan pengawasan tidak boleh berhenti di sini. Ia minta kegiatan serupa rutin dilakukan supaya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan SPBU tetap terjaga dan tak ada lagi keraguan saat mengisi bahan bakar.
 
“Harus terus dipantau berkala. Biar warga tenang, yakin, dan merasa aman setiap kali bertransaksi. Kepercayaan publik itu mahal harganya, harus dijaga bersama,” pungkasnya.[mta/adv]
Lebih baru Lebih lama