BANJARBARU – Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru, sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bidang pendidikan vokasi pertanian di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi siswanya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, SMK-PPN Banjarbaru melaksanakan kunjungan industri ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk di Banjarmasin, dan ke Bulog Kalimantan Selatan, pada Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 29 siswa kelas X dan XI Program Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) serta didampingi tiga guru.
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, sebelumnya menyampaikan dukungannya terhadap penguatan pendidikan vokasi, baik di tingkat menengah maupun perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendorong sektor pertanian yang inovatif dan berbasis teknologi.
Hal serupa juga disampaikan Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, yang menyoroti pentingnya regenerasi petani muda melalui pendidikan berkualitas agar sektor pertanian semakin maju dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan pembangunan pertanian.
Kunjungan industri ini disambut oleh perwakilan perusahaan, M. Ausham (Industrial Relation Staff) dan Fathir (Kepala Quality Control). Dalam sambutannya, M. Ausham berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa terkait proses pengolahan pangan, penerapan teknologi industri, serta budaya kerja profesional.
Guru pendamping, Dewi Anggi Priyani, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak perusahaan. Ia menilai kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk memahami secara langsung operasional industri skala besar sekaligus meningkatkan motivasi belajar.
Selama kegiatan, siswa mendapatkan pemaparan mengenai profil perusahaan serta menyaksikan video proses produksi mi instan sebagai produk utama. Kegiatan dilanjutkan dengan factory visit yang dipandu oleh Kepala QC, mencakup penjelasan proses produksi mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan dan distribusi.
Sesi tanya jawab juga berlangsung interaktif, diakhiri dengan kegiatan food tasting produk mi cup. Melalui kunjungan ini, diharapkan siswa memperoleh wawasan praktis yang dapat mendukung kesiapan mereka memasuki dunia kerja di sektor industri pangan.
Setelah ke PT. Indofood, siswa X dan XI APHP melaniutkan kunjungan ke Bulog Kalimantan Selatan. Mereka melakukan kunjungan ke gudang penyimpanan beras milik Bulog Kalimantan Selatan (Kalsel) di kawasan Landasan Ulin, Kota Baniarbaru.[adv]
Tim Ekpos SMKPPN Banjarbaru
