WAKIL Ketua I DPRD Kabupaten Balangan, Muhammad Rizkan, menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna HUT ke-23.| foto : istimewa
PARINGIN - Di usia ke-23, Kabupaten Balangan tak sekadar merayakan perjalanan, tetapi meneguhkan arah. Momentum ini menjadi panggilan untuk bersatu lebih erat, bergerak lebih cepat, dan melangkah lebih pasti menuju masa depan yang lebih maju.
Suasana Rapat Paripurna ke-10 Masa Sidang I Tahun Persidangan 2026 di ruang DPRD Balangan, terasa berbeda. Bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi ruang refleksi sekaligus penyemangat baru bagi arah pembangunan daerah, Selasa (7/4/2026)
Dalam forum tersebut, Wakil Ketua I DPRD Balangan, Muhammad Rizkan, menyampaikan pesan kebersamaan adalah fondasi utama kemajuan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan dalam satu irama pembangunan. Menurutnya, perjalanan 23 tahun Balangan adalah bukti bahwa kerja kolektif mampu menghadirkan perubahan nyata.
“Ini bukan hanya tentang apa yang sudah kita capai, tetapi tentang bagaimana kita melangkah bersama ke depan,” ujarnya.
Rizkan juga mengingatkan bahwa setiap capaian hari ini tidak lepas dari perjuangan panjang para pendiri daerah. Karena itu, menjaga semangat kebersamaan menjadi cara terbaik untuk menghargai warisan tersebut.
Sejalan dengan tema HUT ke-23, “Masyarakat Rakat, Pambangunan Capat, Prestasi Maningkat,” ia menilai bahwa percepatan pembangunan hanya bisa terwujud jika seluruh elemen bergerak dalam satu visi.
Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi di tengah tantangan yang semakin kompleks. Pemerintah dan DPRD, katanya, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.
“Gotong royong bukan sekadar budaya, tapi kekuatan utama kita,” tegasnya.
Ajakan itu bukan tanpa alasan. Di tengah tuntutan pembangunan yang semakin dinamis, kebersamaan menjadi energi yang mampu mendorong Balangan melaju lebih cepat, tanpa kehilangan arah.
Menutup pidatonya, Rizkan menegaskan komitmen DPRD untuk tetap terbuka dan berjalan berdampingan dengan masyarakat.
“Balangan ini milik kita bersama. Maka membangunnya juga harus bersama,” pungkasnya.[mta/adv]
