Musrenbang Pulau Petak, Dari 252 Usulan, 36 Program Infrastruktur Jadi Prioritas 2027

Musrenbang Pulau Petak, Dari 252 Usulan, 36 Program Infrastruktur Jadi Prioritas 2027

SUASANA Musrenbang tingkat Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas.| foto : istimewa

​KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai memetakan skala prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2027. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Pulau Petak, Senin (2/2/2026), sebanyak 36 usulan prioritas disepakati dari total 252 aspirasi yang masuk.

​Fokus pembangunan di wilayah ini masih didominasi oleh penguatan infrastruktur dasar guna mendukung konektivitas ekonomi di wilayah selatan Kabupaten Kapuas.
​Berdasarkan laporan Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kapuas, Maria Zusana Natalestarie, usulan yang terjaring berasal dari 12 desa di Kecamatan Pulau Petak. Proses kurasi dilakukan untuk memastikan program yang terpilih benar-benar berdampak luas bagi masyarakat.

​"Dari 252 usulan, ditetapkan 36 usulan prioritas yang mayoritas bergerak di bidang infrastruktur. Sebagian besar berada pada lingkup pengerjaan Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), termasuk satu usulan pembangunan dermaga," ujar Maria.

​Penetapan usulan prioritas ini menjadi krusial mengingat perencanaan tahun 2027 diarahkan pada peningkatan aksesibilitas wilayah.

Keberadaan dermaga baru, misalnya, dinilai strategis untuk memperlancar arus distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi nadi ekonomi warga Pulau Petak.

​Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Kurniawan, yang hadir mewakili Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan instrumen penting untuk menyelaraskan kebutuhan akar rumput dengan arah kebijakan daerah.

​“Musrenbang ini adalah forum strategis untuk membahas masalah mendesak. Kami ingin memastikan pembangunan tidak hanya fisik, tetapi juga menyentuh penguatan inovasi di sektor pertanian dan kapasitas sumber daya manusia,” kata Budi.

​Untuk tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Kapuas menetapkan tiga fokus utama pembangunan:
- ​Konektivitas Wilayah: Peningkatan akses jalan dan jembatan di wilayah selatan.
- ​Penguatan inovasi pada sektor pertanian dan perkebunan berkelanjutan.
- ​Kapasitas SDM: Pengembangan kewirausahaan serta penguasaan riset dan teknologi bagi masyarakat lokal.

​Pleno Transparan
​DALAM forum tersebut, pemerintah juga menerapkan metode pleno untuk memaparkan rencana kerja perangkat daerah secara transparan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dan aparatur desa mengetahui program mana yang akan dieksekusi pada 2026 dan usulan mana yang ditampung untuk pagu anggaran 2027.

​Melalui pendekatan partisipatif ini, pembangunan di Kecamatan Pulau Petak diharapkan lebih terarah dan mampu menjawab tantangan ekonomi wilayah di masa depan, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan kearifan lokal.[zulkifli]

Lebih baru Lebih lama