Beri Semangat ke DPD PKS Samarinda, DPR RI: Kami Garap UU Pemilu 2026

Beri Semangat ke DPD PKS Samarinda, DPR RI: Kami Garap UU Pemilu 2026

ANGGOTA DPR RI Aus Hidayat Nur (dua dari kiri) bersama Ketua DPD PKS Ismail Latisi (dua dari kanan) beserta jajaran pengurus harian.| foto : istimewa

SAMARINDA - Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Aus Hidayat Nur menegaskan bahwa meskipun berada dalam koalisi partai, sikap politik PKS tetap mengarah pada dukungan terhadap sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung oleh rakyat.

"Kami di PKS tetap memilih pemilu langsung seperti biasa karena masyarakat belum siap menerima perubahan sistem pemilihan oleh DPRD yang dianggap sebagai kemunduran demokrasi," ujar Aus Hidayat Nur saat menghadiri agenda iftar di Samarinda, Rabu (25/2/2026).

Legislator RI dapil Kalimantan Timur itu menjelaskan bahwa Komisi II DPR RI saat ini sedang memastikan arah kebijakan melalui penyusunan Undang-Undang Pemilu yang baru untuk memperbarui regulasi tahun 2017.

Regulasi anyar yang diproyeksikan menjadi UU Pemilu 2026 tersebut rencananya akan mulai digarap secara intensif oleh parlemen pada Agustus mendatang.

Aus menilai sistem pemilu saat ini sebenarnya sudah berjalan baik, namun tetap memerlukan pengembangan signifikan guna mencegah praktik politik uang seefektif mungkin.

Para pakar dan legislator kini berupaya menjaga capaian demokrasi yang ada, sembari mengakui adanya penurunan kualitas penyelenggaraan pemilu akibat masifnya politik uang.

Selain membahas isu nasional, Aus juga menyoroti kondisi ekonomi di Kalimantan Timur yang mengalami kelesuan daya beli masyarakat akibat berkurangnya alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD).

Permasalahan pemotongan TKD ini menjadi aspirasi menonjol yang akan segera dibawa dan diperjuangkan solusinya di tingkat pusat demi memutar kembali roda ekonomi daerah.

Ketua DPD PKS Samarinda Ismail Latisi menambahkan bahwa momentum Ramadan ini sekaligus menjadi sarana penguatan tiga pondasi kader, yakni ibadah, dakwah, dan sosial.

Kegiatan buka puasa bersama ini pun menjadi bukti nyata kehadiran partai di tengah masyarakat yang sedang menghadapi tantangan ekonomi cukup berat.

Melalui pendistribusian takjil dan keterlibatan aktif kader sebagai imam serta penceramah, PKS berkomitmen untuk terus menebar manfaat bagi warga Samarinda.[agustina]
Lebih baru Lebih lama