UPZ Bank Kalsel Salurkan Bantuan Akomodasi dan Pengobatan bagi Dua Pasien Jantung Rujukan ke Jakarta

UPZ Bank Kalsel Salurkan Bantuan Akomodasi dan Pengobatan bagi Dua Pasien Jantung Rujukan ke Jakarta

BANJARMASIN — Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel kembali menunjukkan kepedulian di bidang kesehatan dengan menyalurkan bantuan dana akomodasi dan pengobatan kepada dua warga Kalimantan Selatan yang membutuhkan penanganan medis lanjutan akibat gangguan jantung.

Bantuan tersebut diberikan kepada Syahanna Novianti, balita berusia satu tahun asal Kabupaten Barito Kuala, serta Muhammad Hafizs Habibie, remaja 18 tahun asal Kota Banjarmasin. Keduanya dirujuk untuk menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.

Syahanna Novianti merupakan putri kedua pasangan Baidawi dan Hadijah, warga Desa Pulau Sewangi, Kabupaten Barito Kuala. Sejak masih dalam kandungan, Syahanna telah terdiagnosis menderita penyakit jantung bocor bawaan. 

Hasil pemeriksaan echocardiography di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin pada Oktober 2025 lalu merekomendasikan agar ia segera dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan tindakan medis lanjutan.

Namun, keterbatasan ekonomi keluarga menjadi kendala utama dalam memenuhi biaya transportasi dan kebutuhan selama masa pengobatan di luar daerah.

Kondisi serupa dialami Muhammad Hafizs Habibie yang didiagnosis menderita gangguan irama jantung atau aritmia. Putra dari pasangan Idris dan istrinya tersebut berasal dari keluarga prasejahtera. Sang ayah bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan tidak menentu, sementara ibunya berstatus sebagai ibu rumah tangga.

Meskipun rujukan medis dari RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh telah diterbitkan, biaya transportasi, tempat tinggal sementara, serta kebutuhan hidup selama menjalani pengobatan di Jakarta menjadi beban berat bagi keluarga Hafizs.

Melalui UPZ Bank Kalsel, Bank Kalsel memberikan bantuan yang mencakup biaya transportasi, akomodasi, serta kebutuhan penunjang selama proses perawatan di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Bantuan ini bertujuan memastikan pasien dari keluarga tidak mampu tetap dapat mengakses layanan kesehatan rujukan nasional.

Ketua UPZ Bank Kalsel, Doso Setiawan, mengatakan bahwa kendala biaya non-medis kerap menjadi penghambat utama bagi masyarakat prasejahtera untuk melanjutkan pengobatan ke luar daerah.

“Kami memahami bahwa meskipun biaya pengobatan dapat ditanggung jaminan kesehatan, biaya transportasi dan akomodasi di Jakarta bukanlah hal ringan. UPZ Bank Kalsel hadir untuk memastikan harapan kesembuhan tidak terhenti karena keterbatasan biaya,” ujarnya.

Melalui bantuan ini, diharapkan Syahanna Novianti dan Muhammad Hafizs Habibie dapat segera menjalani prosedur medis yang diperlukan dan kembali ke Kalimantan Selatan dengan kondisi kesehatan yang lebih baik.

UPZ Bank Kalsel mengajak para donatur dan Sahabat Bank Kalsel untuk terus berpartisipasi dalam program-program kemanusiaan dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel guna membantu masyarakat yang membutuhkan.[adv]
Lebih baru Lebih lama