PALANGKA RAYA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah menaruh ekspektasi besar terhadap arah pembangunan daerah pada tahun 2026 agar benar-benar mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di Kalimantan Tengah (Kalreng).
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, tahun 2026 dinilai sebagai momentum strategis bagi Pemerintah Provinsi Kalteng untuk menghadirkan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran serta berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng, Sirajul Rahman mengatakan, masyarakat menantikan langkah konkret dan terobosan pembangunan dari Gubernur Kalimantan Tengah pada tahun ini.
“Kebijakan pimpinan dan gebrakan pembangunan dari Gubernur sangat ditunggu oleh masyarakat Kalteng pada tahun 2026,” ujar Sirajul Rahman saat dimintai keterangan, Selasa (7/1/2026).
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) IV ini menegaskan bahwa pembangunan harus berorientasi pada kebutuhan dasar masyarakat, bukan sekadar program seremonial.
Menurutnya, sektor infrastruktur masih menjadi prioritas utama yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah, terutama pembangunan serta peningkatan kualitas jalan dan jembatan di berbagai wilayah.
Ia menilai infrastruktur yang memadai memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, memperlancar konektivitas antarwilayah, serta membuka akses terhadap layanan publik yang lebih baik.
"Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang konsisten, DPRD Kalteng berharap kebijakan pembangunan tahun 2026 mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan daerah sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan," pungkasnya.[deni]
Tags
DPRD kalteng
