BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Workshop, Sosialisasi, dan Literasi Penyelenggaraan Indeks Transformasi Digital di Banjarbaru, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi Sinergi Digital Kalimantan Selatan: Akselerasi Transformasi untuk Pelayanan Publik Prima” sebagai upaya mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah.
Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhamad Muslim, menyampaikan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan, melainkan refleksi kebutuhan nyata di era digital saat ini.
Menurutnya, transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, tetapi telah menjadi keharusan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Namun, transformasi digital tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi dengan seluruh SKPD, serta pemerintah kabupaten dan kota,” ujar Muhamad Muslim.
Ia menjelaskan, melalui forum ini peserta akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait Indeks Transformasi Digital Nasional (ITDN) sebagai salah satu instrumen pengukuran kemajuan transformasi digital pemerintah.
Pembalingan materi ITDN disampaikan oleh Murtias Desi Hartanti, Perencana Madya sekaligus Ketua Tim Sinergi Program Pusat dan Daerah dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.
Muhamad Muslim menilai kehadiran narasumber dari kementerian menjadi kesempatan berharga bagi seluruh peserta untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan kompetensi di bidang transformasi digital.
“Tujuannya jelas, agar kita semua memiliki pemahaman yang sama dan kemampuan yang mumpuni untuk mengawal nilai indeks transformasi digital Kalimantan Selatan ke arah yang lebih baik,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tataran teori semata, melainkan mampu mendorong peserta aktif berdiskusi dan mengimplementasikan hasil pembelajaran dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk menyamakan langkah dalam mengakselerasi digitalisasi pemerintahan demi terwujudnya pelayanan publik yang prima bagi masyarakat Banua,” pungkasnya.[adv]
