Sangat Merugikan, OJK Ingatkan Bahaya Soceng

YOGYAKARTA - Kejahatan Social Engineering (Soceng) kini mulai mengincar sekaligus meresahkan masyarakat. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan bahaya soceng plus langkah antisipasi untuk menghindarinya.

Fakta ini seperti diungkapkan Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, Biena Hairlambang dalam Media Gathering bertema "Kinerja Perbankan Kalsel dan Urgensi Modal Inti Bank Kalsel Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Kalsel", Rabu (2/11/2022) di Kantor OJK Regional Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Social Engineering atau Soceng hari ini perlu diwaspadai oleh masyarakat Banua. Karena modusnya banyak sekali dan bahkan sudah sangat merugikan masyarakat melebihi investasi bodong," ungkapnya.

Menurutnya, hampir sebagian besar kasus Soceng banyak dikarenakan kelalaian oleh masyarakat sendiri, sehingga saat dilaporkan pihak terkait kesulitan melakukan penindakan.

"Bahkan ada juga modus Soceng yang merugikan masyarakat tidak terasa. Sedikit-sedikit mereka ambil uangnya dari rekening setelah mereka mendapatkan kode keamanan kita, lalu kita pun baru menyadarinya setelah uang sudah banyak habis terkuras," tambahnya.

Untuk menghindari Soceng, Ia pun memberikan sejumlah tips, di antaranya, pertama; mewaspadai penipu yang mengaku petugas bank. Kedua; adalah periksa keaslian petugas bank yang menghubungi kita. Lalu ketiga; jangan posting data pribadi di media sosial.

Kemudian keempat; aktifkan two-factor authentification. Kelima; atau terakhir adalah aktifkan notifikasi transaksi rekening dan cek histori secara berkala.

Media Gathering OJK Regional 9 Kalimantan yang digelar mulai 2 hingga 4 November 2022 di Kota Yogyakarta ini diikuti 15 awak media di Kalsel, baik dari media cetak, radio, televisi dan media siber.[aan]

loading...