1.597 Paket Sembako Non Beras Telah Disalurkan Kepada Korban Banjir

1.597 Paket Sembako Non Beras Telah Disalurkan Kepada Korban Banjir


BUNTOK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Selatan (Barsel) telah menyalurkan sebanyak 1.597 paket sembako non beras kepada korban terdampak banjir. 

"Paket sembako non beras tersebut telah disalurkan kepada kepala keluarga yang benar-benar terdampak banjir di empat desa dan satu dusun di wilayah Kecamatan Dusun Hilir," kata Kepala BPBD Barsel, Alip Suraya, Senin 27 Juni 2022.

Ia mengatakan, sebanyak empat desa dan satu dusun tersebut yakni Desa Sungai Jaya, Mahajandau, Batampang, Batilap dan Dusun Muara Puning. 

"Paket sembako non beras yang didalamnya berupa gula, kopi, teh, ikan kaleng, kue kaleng, minyak goreng dan lainnya itu telah diserahkan Penjabat Bupati secara simbolis beberapa waktu lalu,” ucapnya. 

Setelah itu, kata dia, pihaknya menyerahkan paket sembako non beras tersebut kepada empat kepala desa dan satu kepala dusun yang wilayahnya terdampak banjir itu untuk selanjutnya dibagikan kepada 1.597 kepala keluarga yang terdampak banjir yang lamanya antara enam sampai delapan bulan tersebut.

Ia juga menyampaikan, penyaluran bantuan paket sembako non beras ini disalurkan setelah ditetapkannya status tanggap darurat yang ditandatangani penjabat Bupati Barito Selatan berdasarkan hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. 

"Berdasarkan hasil rapat tersebut ditentukan empat desa dan satu dusun tersebut yang dinilai betul-betul terdampak banjir, baik dari segi ekonomi maupun lainnya,” jelas Alip Suraya. 

Selain itu, ia juga menerangkan, dalam kegiatan itu, pihaknya tidak membagikan beras cadangan pemerintah, karena leading sektor yang berwenang dalam menyalurkannya setelah ditetapkannya status tanggap darurat itu yakni Dinas Sosial.

"Sedangkan BPBD, meskipun belum ditetapkan status tanggap darurat, bisa menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak banjir maupun bencana lainnya,” ujar Alip Suraya.[adv]

Lebih baru Lebih lama