Untuk Peningkatan Daerah, Sukamta Minta BLUD Dikelola secara Mandiri

Untuk Peningkatan Daerah, Sukamta Minta BLUD Dikelola secara Mandiri

BUPATI Sukamta minta setiap unit BLUD menerapkan prinsip kemandirian dan fleksibilitas.| foto : andra

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut HM Sukamta menghadiri Forum Group Discussion (FGD) BLUD Bidang Kesehatan di Ruang Barakat Sekretariat Daerah (Setda) Tala, Senin (7/2/2022). 

Ia menegaskan, setiap unit Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) harus menerapkan prinsip kemandirian dan fleksibilitas dalam mengelola administrasi keuangan dan manajemen pelayanan bagi masyarakat, khususnya pada BLUD Bidang Kesehatan seperti Rumah Sakit dan Puskesmas. 

"BLUD itu prinsipnya kemandirian dan fleksibilitas, keuangannya dikelola sendiri dan bisa menghasilkan pendapatan sendiri. Jadi biaya operasionalnya tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kalau BLUD sudah bisa mandiri, pemerintah daerah juga terbantu, APBD yang ada bisa digunakan untuk peningkatan pelayanan lainnya," paparnya.

Sukamta ingin tidak hanya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Kesehatan seperti Rumah Sakit dan Puskesmas saja yang berlabel BLUD. Ke depan pihaknya mengupayakan agar sektor pelayanan lain dapat berdiri sebagai BLUD. 

"Saat ini sudah ada 19 UPT kesehatan di Tala yang berstatus BLUD. Ke depan kita upayakan yang lain juga menyusul, seperti pelayanan pasar, terminal, parkir, objek wisata dan sektor pelayanan lainnya. Dalam FGD ini kita samakan persepsi, pahami teori dan teknis pelaksanaannya agar BLUD kita bisa terus berkembang," ungkapnya.

Dalam FGD tersebut hadir sebagai pemateri yaitu Kasubdit BLUD pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) R Wisnu Saputro dan Ketua Bidang Bina BLUD pada pengurus pusat Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Syahrudin Hamzah.

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Tala, H Dahnial Kifli, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tala Dr H Akhmad Hairin dan para pejabat BLUD lingkungan Pemkab Tala.[adv]


Lebih baru Lebih lama