Lantik Pejabat Eselon II, Sukamta Minta Bekerja Maksimal untuk Rakyat Bukan untuk Melayani Bupati

BUPATI Tanah Laut, HM Sukamta lantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.| foto : andra

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut, HM Sukamta melantik tiga Pejabat Pimpin Tinggi Pratama. Di antaranya jabatan Dinas Sosial, Dinas Kepemudaan dan Olahraga serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Jumat (14/01/2021).

Adapun pejabat yang dilantik, yakni Eko Trianto yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Kintap dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial. Kemudian, Nahrin Fauzi yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Bajuin dilantik menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Selanjutnya, Iwan Persada yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dilantik menjadi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) Tala. 

Bupati Sukamta berpesan kepada para pejabat baru dilantik agar bekerja maksimal untuk kemaslahatan rakyat, bukan  untuk melayani Bupati.

Ia menambahkan, dalam bekerja jangan ada kepentingan lain selain mengayomi, melindungi dan mensejahterakan rakyat Bumi Tuntung Pandang.

“Jangan ada unsur politik-politikan, kita diamanahi oleh Allah subhanahu wata'ala untuk melayani masyarakat, jangan malah berpolitik. Tunjukkan bahwa Anda semua pegawai yang profesional dan berintegritas, apalagi sumpah dan janji jabatan yang kalian ucapkan bukan cuma persyaratan administrasi tapi benar-benar sumpah kalian kepada Allah,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sukamta  memberikan arahan secara langsung kepada tiga Kepala Dinas yang baru dilantik tersebut, khususnya pada Dinsos Tala. 

Pihaknya ingin Kadis yang baru mampu berinovasi dengan memiliki database penyandang masalah sosial yang terintegrasi dalam satu aplikasi dan datanya terus update, sehingga bisa digunakan untuk kepentingan lain salah satunya untuk jaminan BPJS Kesehatan yang dibiayai pemerintah daerah.

Tidak itu saja, Bupati memberi  catatan khusus untuk Dinsos Tala agar bersiaga karena pada bulan Januari curah hujan yang cukup tinggi sehingga cukup rawan bencana alam.

“Untuk Dinas Peternakan dan Keswan Tala, kita harapkan proyek kita menjadikan lahan pascatambang menjadi tempat peternakan sapi terwujud, sehingga masyarakat kita banyak memiliki sapi meski tidak punya kandang sendiri," pungkasnya.[andra/adv]


loading...