FK Petani Muda Tapin Semangati Kawula Muda Bangun Agropreuneur

MEMPERKUAT sektor pertanian di Kabupaten Tapin, sejumlah pemuda Tapin bentuk Forum Komunikasi Pemuda Tani (FKMP). Forum ini bertujuan mendorong kaum muda semakin menekuni dan meneruskan dan memajukan pertanian. 

Visi ke depan FKPM Tapin ini mendorong terwujudnya masyarakat petani muda yang maju, mandiri, dan modern tanpa meninggalkan kelestarian lingkungan serta menerapkan system pertanian ramah lingkungan (organic).

Berpusat di sekretariat yang beralamat di jl. A. Yani RT/RW Desa Harapan Masa Kecamatan Tapin Selatan, FKPT ini sendiri dirintis oleh Ikatan Keluarga Magang Jepang (Ikamaja) Kabupaten Tapin. 

Mereka didampingai oleh tokoh-tokoh pemerhati pertanian seperti Nafiah, Jajang AW, Lastri,  Junaidi, petani senior untuk perintis berdirinya sejak awal Mei dan diresmikan sejak 9 Oktober oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tapin 2019 yang lalu.

“Alhamdulillah Hingga saat ini sejak pendirian Forum Komunikasi sudah hampir ratusan para pemuda tani milenial, yang ikut bergabung dalam Forum komunikasi petani muda, yang tersebar di seluruh kecamatan diwilayah kabupaten tapin,” kata Saidi Ali, Ketua Forum Komunikasi Petani Muda.

Saat ini forum komunikasi ini konsentrasi pada bidang usaha peternakan kambing dengan menerapkan pola koorporasi dimana sahamnya dimiliki oleh seluruh anggota.

“Saat ini saham yang terkumpul sudah cukup banyak. Di mana semua berasal dari anggota. Setiap anggota awalnya hanya dibolehkan 1 saham yang nilainya Rp250 ribu. Kini saham per anggota diperbolehkan maksimal 4 saham atau senilai Rp1 juta,” terang Ali.

Untuk pengembangan organisasi Forum Komunikasi Pemuda Tani, Saidi Ali mengutarakan, masih sangat perlunya dukungan dan motivasi dari pihak terkait dalam rangka pengembangan SDM petani muda.

Forum ini sendiri memiliki kegiatan, di antaranya pertukaran ilmu pertanian, wadah diskusi, konsultasi hama dan penyakit, penyuluhan dan pelatihan pertanian, usaha bersama peternakan kambing (Farm semangat muda). 

FKPM Tapin ini tidak membatasi jumlah anggota. Untuk menjadi anggota FK dengan persyaratan berumur 18-35 tahun, berminat dibidang pertanian serta hanya cukup mengumpulkan identitas diri berupa KTP, serta yang terpentiing adalah anggota harus merupakan warga tapin.  

Saidi dan penggagas FK Pemuda Tapin lainya ini masih berharap kawula muda yang ada dikabupaten Tapin ini dapat bergabung.

“Kami masih menunggu kawan-kawan muda untuk bergabung di forum ini,” harap Saidi.[advertorial]


loading...