Aplikasi Sidik Sudah Digelar, Juman: Membangun Tanpa Data akan Keliru dalam Penganggaran

Aplikasi Sidik Sudah Digelar, Juman: Membangun Tanpa Data akan Keliru dalam Penganggaran

PULANG PISAU, MK - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, terus  berbenah dan berinovasi untuk mewujudkan visi misi pembangunan berdasarkan RPJMD 2018-2023.

Di antara inovasi yang dilakukan Pemkab setempat, yakni dengan menerapkan sistem aplikasi berbasis data yang dikelola oleh masing-masing SOPD di lingkungan Pemkab Pulang Pisau.

Bappedalitbang, salah satu badan di kabupaten berjuluk Bumi Handep Hapakat ini sudah melakukan inovasi dengan meluncurkan sistem data informasi yang diberi nama Sistem Informasi Data Infrastruktur dan Kewilayahan atau Sidik Terbaik yang terintegrasi berbasis aplikasi.

Peluncuran sistem aplikasi Sidik tersebut disampaikan melalui kegiatan Sosialisasi yang berlangsung di Aula Bappedalitbang Pulang Pisau, belum lama tadi.

"Belum lama tadi, Bappedalitbang Pulpis sendiri sudah mensosialisasikan aplikasi yang kita beri nama aplikasi Sidik yang merupakan proyek perubahan atau inovasi dari Ibu Yeni Florentina selaku Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan di Bappedalitbang setempat," kata Juman, Kepala Bappedalitbang Pulang Pisau kepada awak media, Rabu (23/6/2021).

Dikatakan Juman, selama ini semboyan membangun data itu mahal, tetapi membangun tanpa data justru lebih mahal. 

Sebab lanjutnya, tanpa adanya data akurat maka akan terjadi kekeliruan di dalam mengalokasikan anggaran, sehingga terjadi pemborosan dan tujuan pembangunan tidak tercapai.

"Untuk itu kebutuhan data dalam merencanakan  pembangunan sebuah keniscayaan dan keharusan, karena perencanaan yang baik harus berdasarkan data real, lengkap (time series), dan terbaru," ujar Juman.

Menurutnya, sejauh ini sudah tersedia data-data infrasturktur dan kewilayahan, baik SOPD, instansi vertikal, dan sejumlah stakeholder lainnya. Namun, hal itu bersifat parsial dan belum diintegrasikan. 

"Padahal, dalam menyusun perencanaan pembangunan sangat dibutuhkan data yang terintegrasi dan dapat dengan mudah diakses, sehingga apabila dibutuhkan untuk pengambilan keputusan dan kebijakan dapat diperoleh secara cepat, akurat dan update," tuturnya.

"Juga sebagai dasar perencanaan dan program kegiatan sesuai dengan Renstra dan Renja SOPD," tambahnya.[manan]


Lebih baru Lebih lama