Tekan Angka Stunting, Tandean: Kaji Lebih dalam Permasalahannya

Tekan Angka Stunting, Tandean: Kaji Lebih dalam Permasalahannya

PULANG PISAU, MK - Upaya menurunkan angka Stunting atau kasus gizi buruk di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, tidak hanya dilakukan satu dinas saja, akan tetapi tugas lintas sektor dalam rangka menekan angka kasus tersebut.

Dari itu, diimbau kepada pemerintah setempat untuk terus melakukan koordinasi yang baik dengan pihak dinas terkait lainnya, agar kasus nasional ini cepat teratasi dengan maksimal.

Itu disampaikan langsung Ketua Komisi I DPRD Pulang Pisau, Tandean Indra Bella, usai menghadiri acara konvergensi, koordinasi dan Konsolidasi penurunan Stunting di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (3/11/2020) di Aula Dinkes Pulang Pisau.

"Jadi, permasalahan Stunting ini bukan hanya tanggungjawab satu dinas saja (Dinas Kesehatan), akan tetapi tugas ini untuk semua dinas terkait harus bahu-membahu dan terkoordinir untuk penurunan angka Stunting di wilayah kita ini," ujarnya.

Menurut Tandean, pada prinsipnya dewan  sendiri, khususnya di komisi I yang salah satunya menangani bidang kesehatan, akan terus mendukung atau mensupport seluruh SOPD terkait bagaimana upaya untuk menurunkan angka Stunting ini.

"Jadi, diperlukan pengkajian lebih dalam terkait kasus ini. Karena, tadi yang membuat saya sedikit tergelitik dari paparan dalam acara kegiatan angka Stunting terbesar di wilayah Kecamatan Kahayan Hilir (perkotaan), sehingga menjadi tanda tanya kenapa tiba-tiba angka Stunting di perkotaan lebih buruk," imbuhnya.

Kalau hal tersebut terkait masalah sumber gizi penyebabnya, lanjut Tandean, sekiranya melalui ketahanan pangan dan lintas sektor lainnya selalu berkoordinasi. 

Kemudian, lanjutnya lagi, semisal faktor kurangnya sentuhan intervensi masalah ibu-ibu hamil yang melahirkan bayi-bayi dengan kasus Stunting tentunya akan dikaji lagi lebih dalam apa penyebabnya.

"Untuk juga kita dukung dengan hasil reses kita, khusus kasus Stunting ini. Namun, eksekusinya tetap pemerintah daerah (lintas sektor)," tukasnya.[manan]



Lebih baru Lebih lama