Desak Perppu Diterbitkan, Aliansi PBB Kembali Bergemuruh

Desak Perppu Diterbitkan, Aliansi PBB Kembali Bergemuruh

BANJARMASIN, MK - Aliansi Pekerja Buruh Banua (PBB) gelar aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan yang berlokasi Jalan Lambung Mangkurat, Kamis (22/10/2020). 

Kali ini, tuntutan yang dibawa ialah mendesak agar Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

"Oleh karena itu hari ini buruh melakukan perlawanan hanya meminta kepada Presiden menerbitkan Perppu sebelum 30 hari disahkannya undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR RI," ucap Sumarlan Biro Hukum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Alasan mereka mendesak keluarnya Perppu, ialah mengenai 12 poin yang disebut sebagai hoaks. 

Menurutnya, hoaks tersebut tidak pernah dijabarkan mengenai isinya secara jelas dan rinci oleh pemerintah. Ia pun menganggap bahwa ini adalah upaya untuk melemahkan perjuangan kaum buruh. 

"Sebenarnya hoaks itu tidak pernah dijabarkan apa isinya semisal pemutusan hubungan kerja hanya sebatas itu disampaikan pemerintah. Tidak menyampaikan isinya dari uu cipta kerja," jelasnya. 

Inilah, sambungnya, alasan pihaknya berjuang untuk kepentingan kaum buruh. 

Ia meminta anggota DPR RI yang sedang reses saat ini untuk bisa menemui pihaknya, terkhusus 11 kursi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel. 

"Sebenarnya kami memohon kepada DPR RI yang saat ini reses untuk menemui kami berdialog dan ayolah sampaikan pendapat kami," tegasnya. 

Meskipun tidak ada satupun dari 11 fraksi yang duduk di Komisi 9. Dan faktanya 11 fraksi tidak pernah terlibat dan mendekat kepada pihaknya, sehingga tidak tahu apa keluhan kaum buruh.  

Di sisi lain, Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK menegaskan bahwa pihaknya mendukung dan mengapresiasi apa yang disampaikan Aliansi PBB. 

"Pada intinya saya sebagai Ketua mengapresiasi, kemarin kami telah menyampaikan juga dengan DPR RI dan itu adalah ranahnya kami," imbuhnya usai menemui masa aksi.

Ia juga akan membuktikan untuk mengundang DPR RI dari dapil Kalsel dan menghadirkan mereka dimasa reses ini. 

"Tuntutan sudah kita tandatangani sampai hari selasa dan rabu untuk menghadirkan anggota dewan yang masih reses," bebernya. 

Namun jika gagal Ia berdalih akan memfasilitasi perwakilan ke pusat.[fuad]

Lebih baru Lebih lama