Jawab Urgensi Digitalisasi, ASN Pemko Banjarmasin Dibekali Pelatihan Pemanfaatan AI di Pemerintahan

Jawab Urgensi Digitalisasi, ASN Pemko Banjarmasin Dibekali Pelatihan Pemanfaatan AI di Pemerintahan

BANJARMASIN - Penerapan sistem digitalisasi di sektor pemerintahan bukan lagi sekedar pilihan atau tren, melainkan keharusan yang mutlak dalam tata kelola birokrasi modern. Hal ini didasari oleh beberapa urgensi, diantaranya, masyarakat saat ini terbiasa dengan layanan yang instan, transparan, dan mudah diakses. 

Selain itu, sistem digital juga meminimalkan potensi dan kesalahan manual (human error) serta celah penyimpangan, sehingga setiap proses administrasi dan integrasi data kinerja dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan akurat.

Masyarakat tentu mengharapkan adanya perubahan pola kerja di setiap instansi pemerintah khususnya yang berada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin. Transformasi sistem pelayanan publik ini memang sudah seharusnya dilakukan karena kemajuan SDM di bidang digital menjadi tolok ukur dari keberhasilan sebuah pemerintah kota maupun daerah.

Menjawab tantangan era digitalisasi ini, Pemerintah Kota Banjarmasin terus bergerak memperbarui sistem pelayanan publik sehingga berjalan lebih cepat, tepat dan efisien. 

Langkah nyata ini diwujudkan melalui Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Pemerintahan yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BLSDM Komdigi) Banjarmasin pada 2 hingga 5 November 2026 di Aula BKD Diklat Kayutangi II, Banjarmasin.

Pelatihan yang merupakan bagian dari program Government Transformation Academy (GTA)  2026 ini diikuti oleh 41 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai dinas di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi ASN dan SDM BKPSDM Kota Banjarmasin, Muhammad Yusri Zani, M.Pd. Materi pelatihan diberikan oleh tim pengajar dari BLSDM Komdigi Banjarmasin, yaitu Muhammad Candra Kurniawan, S.Kom., dan Mahfuddin Fanany, S.Kom.

Salah satu peserta, Sri Fatanah dari BPKPAD Kota Banjarmasin merespon positif dari diadakannya pelatihan ini “Kesan saya selama mengikuti pelatihan merasa proses pembelajaran ringan dan pemateri sangat friendly. Materi yang disampaikan sangat relevan untuk menunjang tugas saya di pemerintahan.” ungkapnya.

Respon positif juga datang dari Adry Fanny, peserta yang merupakan Kasi Trantib di Kelurahan wilayah Kecamatan Banjarmasin Tengah. Peserta menyatakan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk diikuti oleh ASN karena banyak wawasan baru terkait teknologi informasi yang bisa diaplikasikan pada pekerjaan di kantor pemerintahan.

“Saya mendapat banyak sekali ilmu yang belum pernah saya tahu terkait AI sebelumnya, serta pemanfaatannya yang juga sangat menunjang untuk pekerjaan di instansi saya, saya berharap ada pelatihan lanjutan dari tingkat dasar menjadi menengah guna mendukung kompetensi para ASN,” jelasnya.

Pelatihan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan oleh Pemko Banjarmasin melalui dinas terkait guna meningkatkan kompetensi digital para ASN. Karena dengan adanya sistem pelayanan publik yang lebih ringkas, modern dan adaptif, maka akan hadir layanan yang efisien dan responsif bagi seluruh masyarakat.[]
Lebih baru Lebih lama