Kabupaten Kapuas Satu-satunya Penerima LSDP Tahap Pertama di Kalimantan Tengah

Kabupaten Kapuas Satu-satunya Penerima LSDP Tahap Pertama di Kalimantan Tengah

WAKIL Bupati Kapuas Dodo simbolis menerima 
Program Local Service Delivery Project (LSDP) tahap pertama.| foto : istimewa

BANJARBARU – Kabupaten Kapuas menjadi satu-satunya kabupaten di Kalimantan Tengah yang menerima Program Local Service Delivery Project (LSDP) tahap pertama dengan nilai Rp107 miliar.

Program dukungan pemerintah pusat bersama Bank Dunia tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, terutama pengelolaan persampahan di daerah.

Penyerahan program berlangsung di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI di Provinsi Kalimantan Selatan.

Acara turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, jajaran Forkopimda Kalsel, serta anggota Komisi II DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan.

Pada tahap pertama, LSDP diserahkan kepada sejumlah daerah di Kalimantan. Di Kalsel, penerima program terdiri dari Kota Banjarmasin senilai Rp157 miliar, Kota Banjarbaru Rp102 miliar, Kabupaten Tanah Laut Rp107 miliar, dan Kabupaten Kotabaru Rp107 miliar.

Program serupa juga diberikan kepada Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur. Di Kalteng, Kapuas menjadi satu-satunya kabupaten penerima tahap pertama.

Secara simbolis, program diterima Wakil Bupati Kapuas Dodo, S.P., M.A. Ia didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kapuas Tonun Irawati, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Marlina, serta Sekretaris Bappeda Kapuas.

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda mengatakan LSDP diarahkan untuk membantu daerah memperbaiki pengelolaan persampahan.

“Program ini dihajatkan untuk melakukan pengelolaan persampahan di tingkat kabupaten kota,” ujar Rifqinizami.

Ia mengatakan dukungan tersebut mencakup penguatan fasilitas dan sistem pelayanan publik agar pengelolaan sampah berjalan efektif, terpadu, dan berkelanjutan.

Wakil Bupati Kapuas Dodo menyebut program tersebut sebagai kepercayaan besar bagi daerah.

“Ini merupakan kepercayaan yang sangat besar bagi Kabupaten Kapuas,” ujarnya.

Pemkab Kapuas akan memanfaatkan dukungan Rp107 miliar untuk memperkuat sarana dan prasarana persampahan, mulai dari tingkat masyarakat hingga pengelolaan terpadu.

Dengan wilayah yang luas serta banyak kawasan rawa dan perairan, Kapuas membutuhkan pola pelayanan persampahan yang menyesuaikan kondisi geografis daerah.[zulkifli]

Lebih baru Lebih lama