AKSES DESA – Wakil Bupati Kapuas Dodo meninjau kondisi jalan dan sarana prasarana di Desa Tumbang Bukoi, Kecamatan Mandau Talawang, Minggu (13/9/2026).| foto : istimewa
KUALA KAPUAS – Akses darat dan sungai masih menjadi persoalan bagi warga Desa Tumbang Bukoi, Kecamatan Mandau Talawang. Kondisi itu menjadi perhatian Wakil Bupati Kapuas Dodo saat mengunjungi desa di wilayah pedalaman tersebut, Minggu (13/9/2026).
Kunjungan Dodo bersama Sekda Kapuas Usis I. Sangkai dan sejumlah kepala OPD itu untuk memantau realisasi pembangunan prasarana desa, termasuk jalan lintas P2D.
Dodo mengatakan Pemkab Kapuas akan tetap memperhatikan pembangunan fasilitas di Desa Tumbang Bukoi. Salah satunya Rumah Betang Singa Ruhat yang dinilai masih membutuhkan sejumlah fasilitas pendukung.
“Betang ini fasilitas di dalamnya masih banyak kekurangan. Pemerintah daerah secara bertahap akan memenuhinya,” ujar Dodo.
Ia juga menjelaskan pelaksanaan program 1 miliar satu desa tetap mempertimbangkan kemampuan anggaran dan skala prioritas. Desa dengan tantangan akses transportasi darat maupun sungai, kata dia, dapat memperoleh dukungan anggaran lebih besar.
“Mungkin saja di Desa Tumbang Bukoi lebih dari satu miliar setiap tahunnya akan dilontarkan oleh pemerintah daerah. Tapi secara teknis nanti akan diperhitungkan dan dikaji oleh Dinas Perkimtan maupun Dinas PUPR,” jelasnya.
Menurut Dodo, keterbatasan anggaran membuat pembangunan di Kapuas dilakukan secara bertahap. Karena itu, dukungan pihak swasta dalam membuka dan memperbaiki akses jalan juga diapresiasi.
“Bapak Bupati HM. Wiyatno dalam berbagai momen dan kesempatan selalu menyampaikan, mustahil membangun Kabupaten Kapuas tanpa kebersamaan,” tegasnya.
Kepala Desa Tumbang Bukoi Enggo menyebut pembangunan yang bersumber dari program 1 miliar satu desa telah dirasakan manfaatnya. Jembatan di wilayah desa disebut telah rampung, sementara semenisasi jalan ditargetkan selesai dalam satu minggu.
“Untuk Desa Tumbang Bukoi sudah terealisasi. Jembatannya sudah 100 persen dan jalan, puji Tuhan, dalam satu minggu lagi 100 persen selesai untuk semenisasi jalan,” ungkapnya.
Enggo mengatakan warga masih menghadapi kesulitan akibat musim kemarau. Sungai yang surut membuat transportasi air sulit dilalui, sedangkan akses jalan darat masih menjadi tantangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebelum menuju desa, rombongan juga meninjau air terjun di wilayah tersebut. Dodo mengajak masyarakat menjaga hutan dan lingkungan yang masih asri.
Kegiatan di Tumbang Bukoi dilanjutkan dengan diskusi dan penyampaian aspirasi masyarakat. Dodo bersama rombongan kemudian meninjau sejumlah sarana desa, termasuk gereja, jalan dan sekolah, sekaligus menyapa warga.[zulkifli]
Tags
kapuas
