KUALA KAPUAS – Lapangan Tenis Beringin Kuala Kapuas disiapkan untuk dikembangkan menjadi arena semi-indoor. Rencana itu disampaikan Bupati Kapuas HM Wiyatno saat membuka Turnamen Tenis Bupati Cup 2026, Jumat (7/8/2026) sore.
Pengembangan tersebut ditujukan agar atlet dan masyarakat tetap dapat berlatih meski cuaca panas maupun hujan. Penataan sarana olahraga akan dilakukan bertahap, dengan cabang tenis menjadi salah satu yang mendapat perhatian.
“Pemerintah daerah berkomitmen menata sarana dan prasarana olahraga secara bertahap. Terkhusus untuk cabang olahraga tenis, ke depan kita wacanakan pengembangan arena menjadi semi-indoor agar para atlet dan masyarakat dapat berlatih dengan nyaman tanpa terhalang cuaca,” ujar Wiyatno.
Menurut Wiyatno, pembenahan fasilitas olahraga juga berkaitan dengan persiapan Kabupaten Kapuas yang ditunjuk sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah mendatang.
Karena itu, sarana olahraga perlu disiapkan secara bertahap. Fasilitas yang memadai diharapkan dapat menunjang aktivitas latihan sekaligus pelaksanaan berbagai pertandingan.
Dukungan Pemkab Kapuas juga terlihat dari tambahan hadiah untuk Turnamen Bupati Cup 2026. Pemerintah daerah memberikan bantuan Rp10 juta yang digunakan untuk menambah total hadiah bagi para pemenang.
Turnamen yang digelar Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kabupaten Kapuas tersebut berlangsung 7 hingga 9 Agustus 2026. Sekitar 90 petenis ambil bagian.
Peserta datang dari sejumlah daerah di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Mereka antara lain berasal dari Pangkalan Bun, Sukamara, Sampit, Palangka Raya, Banjarmasin, Barabai, hingga Tanah Bumbu.
Pertandingan mempertandingkan kategori ganda prestasi bebas dan ganda putra kelompok umur. Turnamen menjadi ruang bertemunya petenis dari berbagai daerah sekaligus mengukur kemampuan para peserta dalam kompetisi.
Ketua Pelti Kabupaten Kapuas dr. Bagas Danadipa mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan tenis.
Menurutnya, minat generasi muda terhadap olahraga tenis mulai tumbuh. Tenis bisa menjadi pilihan untuk menjaga kebugaran sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan yang positif.
“Kami berharap sinergi dengan pemerintah daerah terus terjalin agar fasilitas tenis di Kapuas dapat semakin berkembang. Pengembangan sarana olahraga bukan hanya membangun lapangan, tetapi juga membina generasi muda yang sehat, produktif, dan berprestasi,” kata Bagas.
Usai membuka turnamen, Wiyatno meninjau renovasi lapangan basket yang berada di kawasan olahraga tersebut. Lapangan itu dikembangkan dari konsep outdoor menjadi semi-indoor.
Pengerjaan fisik utama dilaporkan telah rampung. Pekerjaan yang tersisa berupa penambahan sistem penerangan.
Pembukaan turnamen turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo, pengurus KONI Kapuas, peserta, serta tamu undangan.[zulkifli]
Tags
kapuas
