BUPATI Kapuas HM Wiyatno dan jajaran saat meninjau lokasi sekolah SD yang terbakar di Desa Bunga Mawar Pulau Petak.| foto : istimewa
KUALA KAPUAS – Sebanyak 21 siswa SDN 1 Bunga Mawar harus mengikuti pembelajaran di tempat lain setelah sekolah mereka ludes terbakar, Sabtu (22/8/2026) sore.
Pemkab Kapuas menyiapkan sejumlah opsi lokasi belajar sementara. Di antaranya Gedung Korwil Bidang Pendidikan, sekolah terdekat, hingga mushala.
Bupati Kapuas HM Wiyatno meninjau sekolah yang berada di Jalan Pemuda Km 13, Desa Bunga Mawar, Kecamatan Pulau Petak, Minggu (23/8/2026) pagi.
Wiyatno datang bersama Sekda Kapuas Usis I Sangkai, Kepala Dinas Pendidikan Suwarno Muriyat, Wakapolres Kapuas Kompol Susilowati dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Setibanya di lokasi, Wiyatno melihat langsung bangunan sekolah yang hangus terbakar. Ia kemudian meminta Dinas Pendidikan segera mencari jalan keluar agar siswa tetap bisa belajar.
“Segera ditangani dan jangan sampai musibah ini mengganggu proses belajar anak-anak. Koordinasikan dengan pihak terkait agar kebutuhan sekolah dapat segera dipenuhi,” tegas Wiyatno.
Arahan tersebut langsung ditindaklanjuti Dinas Pendidikan Kapuas. Suwarno Muriyat bersama Kasi Peserta Didik Bidang SD Abriansyah menggelar rapat dengan Camat Pulau Petak, Korwil Bidang Pendidikan, pengawas, kepala sekolah dan guru SDN 1 Bunga Mawar.
Pembahasan difokuskan pada tempat belajar sementara bagi 21 siswa.
“Insyaallah esok (Senin/24/8) kami akan mengundang 21 orang tua peserta didik untuk menyampaikan rencana akan mengalihkan pembelajaran ke Gedung Korwil, salah satu sekolah atau mushala terdekat,” kata Suwarno.
Ada kendala lain. Udara di sekitar sekolah masih cenderung berasap.
Karena itu, Dinas Pendidikan juga menyiapkan pola “Guru Kunjung”. Sebanyak 10 guru SDN 1 Bunga Mawar akan mendatangi tempat tinggal siswa yang berada paling dekat untuk melaksanakan pembelajaran.
Fasilitas umum dapat digunakan sebagai tempat belajar. Teknisnya akan disepakati guru, siswa dan orang tua.
Suwarno mengatakan, skema tersebut diterapkan sambil menunggu penanganan lebih lanjut terhadap bangunan sekolah.
Sebelumnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.05 WIB, Sabtu (22/8). Api menghanguskan bangunan SDN 1 Bunga Mawar hingga mengalami rusak berat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Pangeran S. Pandiangan mengatakan, laporan kebakaran diterima melalui Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Kapuas.
“Laporan yang kami terima kejadian terjadi sekitar pukul 17.05 WIB,” ungkap Pangeran.
Lanjutnya, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan pihak terkait.
Bagi Pemkab Kapuas, persoalan pertama yang harus diselesaikan adalah memastikan 21 siswa tetap mendapat pembelajaran. Sementara kondisi bangunan sekolah dan kebutuhan lainnya akan didata untuk menentukan langkah berikutnya.[zulkifli]
Tags
kapuas
