Tak Ada Toleransi untuk Narkoba! Kementan Perkuat Benteng ASN dan Generasi Muda Pertanian

Tak Ada Toleransi untuk Narkoba! Kementan Perkuat Benteng ASN dan Generasi Muda Pertanian

BANJARBARU – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kerja dan pendidikan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba. Melalui Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru, Kementan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta tes urin bagi aparatur sipil negara (ASN) dan peserta didik, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK-PP Negeri Banjarbaru ini diikuti seluruh pegawai serta sejumlah calon peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja dan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus ditopang oleh sumber daya manusia yang sehat, berintegritas, dan bebas dari narkoba.

"Generasi muda adalah aset utama pembangunan pertanian. Karena itu, mereka harus terlindungi dari penyalahgunaan narkoba agar mampu menjadi SDM pertanian yang unggul, produktif, dan berdaya saing," tegas Mentan.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengajak seluruh peserta didik di lingkungan pendidikan vokasi Kementan untuk menjauhi narkoba sebagai bentuk investasi masa depan bangsa.

"Usaha Kementerian Pertanian dalam menumbuhkan banyak petani muda tidak boleh gagal karena narkoba. Kita harus bersama-sama melawan penyalahgunaan narkoba," ujar Santi.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menekankan bahwa penguatan karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan kompetensi peserta didik di lingkungan pendidikan vokasi Kementan.

Menurutnya, SMK-PP sebagai lembaga pendidikan vokasi diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang pertanian, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Angga Tri Aditia Permana, menyampaikan apresiasi kepada BNN Kota Banjarbaru atas sinergi yang terus terjalin dalam memberikan edukasi kepada pegawai dan peserta didik.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada BNN Kota Banjarbaru yang setiap tahun bekerja sama dengan SMK-PP Negeri Banjarbaru dalam memberikan edukasi serta melaksanakan tes narkoba bagi pegawai dan peserta didik. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari narkoba," ujar Angga.

Ia menambahkan, sosialisasi P4GN merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian seluruh warga sekolah.

Kepala BNN Kota Banjarbaru, AKBP Arif Wahyu Bibitharta, mengajak seluruh peserta untuk menjauhi narkoba dan menjadi pelopor hidup sehat.

"Hari ini kami melaksanakan sosialisasi P4GN sekaligus tes urin kepada seluruh pegawai dan beberapa peserta didik kelas X. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta yang diperiksa negatif atau tidak terindikasi menggunakan narkoba", ungkap Arif.

Ia juga mengapresiasi komitmen SMK-PP Negeri Banjarbaru dalam mendukung pelaksanaan P4GN dan mewujudkan lingkungan pendidikan yang BERSINAR (Bersih dari Narkoba).

Selain pelaksanaan tes urin, peserta memperoleh materi mengenai berbagai jenis narkotika, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan dan masa depan, serta informasi mengenai layanan rehabilitasi dan pendampingan bagi korban penyalahgunaan narkoba.

Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan arahan pemerintah dalam mendukung implementasi 

Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (RAN P4GN) Tahun 2025–2029, yang melibatkan seluruh unsur pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.[adv]

Tim Ekpos SMKPPN Banjarbaru
Lebih baru Lebih lama